AS Menyerah Usai 40 Hari Perang, Iran Deklarasi Kemenangan: Tapi Tangan Kami Masih di Pelatuk!

Bernadette Sariyem

Rabu, 08 April 2026 | 11:36 WIB
AS Menyerah Usai 40 Hari Perang, Iran Deklarasi Kemenangan: Tapi Tangan Kami Masih di Pelatuk!
Kolase foto Presiden AS Donald Trump (kiri), warga Iran di Teheran merayakan kemenangan perang, Rabu (8/4/2026). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pemerintah Iran mendeklarasikan kemenangan atas AS dan Israel pada 8 April 2026 setelah 40 hari konflik bersenjata berlangsung.
  • Presiden AS menyetujui sepuluh tuntutan Iran, termasuk gencatan senjata, pencabutan sanksi, hingga penarikan penuh pasukan dari kawasan tersebut.
  • Negosiasi lanjutan untuk mematangkan kesepakatan damai dijadwalkan akan dilaksanakan di Islamabad, Pakistan, mulai tanggal 10 Juni 2026 mendatang.

Diplomasi di Bawah Bayang-Bayang Ancaman

Deklarasi kemenangan dari pihak Iran ini muncul, hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan kontras melalui platform Truth Social.

Trump menyatakan dirinya setuju untuk menangguhkan pengeboman terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat Teheran membuka kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas internasional.

Sebelumnya, Trump memicu kecaman global setelah mengeluarkan retorika perang yang dianggap banyak pihak sebagai ancaman genosida.

Ia memperingatkan bahwa "sebuah peradaban akan mati malam ini" jika Iran gagal memenuhi tuntutannya.

Ancaman ini memicu gelombang protes internasional, bahkan beberapa anggota parlemen AS menyerukan penggunaan Amandemen ke-25 untuk mencopot Trump dari jabatannya, menyebut retorika tersebut sebagai "kejahatan murni."

Selat Hormuz sendiri, yang merupakan jalur bagi seperlima pasokan minyak dunia, telah diblokade secara efektif oleh Iran sejak awal konflik.

Blokade ini telah memicu krisis energi global yang menekan ekonomi domestik Amerika Serikat, yang diyakini menjadi salah satu faktor utama yang memaksa Washington melunak di meja perundingan.

Penentuan di Islamabad: Tangan Masih di Atas Pelatuk

baca juga

Sesuai arahan Pemimpin Revolusi Islam yang baru, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, Iran memutuskan membawa kemenangan di medan perang ini ke meja diplomasi.

Negosiasi lanjutan untuk mematangkan detail teknis dijadwalkan akan dimulai pada hari Jumat (10/6) di Islamabad, Pakistan. Proses ini diperkirakan memakan waktu maksimal 15 hari.

Meskipun merayakan apa yang mereka sebut sebagai kemenangan, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran memperingatkan rakyatnya untuk tetap waspada.

Teheran menegaskan, negosiasi ini hanyalah perpanjangan dari medan tempur, dan kekuatan militer mereka tetap dalam kondisi siaga tertinggi.

"Tangan kami berada di atas pelatuk, dan saat kesalahan sekecil apa pun dilakukan oleh musuh, hal itu akan dijawab dengan kekuatan penuh," tegas pernyataan penutup dari dewan tersebut.

Jika musuh yang menyerah di medan perang tidak bertransformasi menjadi pencapaian politik dalam negosiasi, Iran mengancam kembali angkat senjata sampai seluruh tuntutan rakyat mereka terpenuhi secara mutlak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar HI UGM: Gencatan Senjata AS-Iran Buktikan Donald Trump 'Chicken Out'

Pakar HI UGM: Gencatan Senjata AS-Iran Buktikan Donald Trump 'Chicken Out'

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:34 WIB

Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur

Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:25 WIB

Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran

Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:04 WIB

90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?

90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:00 WIB

Khawatir dengan Ucapan Trump, PBB: Seluruh Dunia Mungkin Terdampak Konsekuensinya

Khawatir dengan Ucapan Trump, PBB: Seluruh Dunia Mungkin Terdampak Konsekuensinya

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:59 WIB

Isi 10 Poin Proposal Iran ke Amerika Serikat untuk Gencatan Senjata

Isi 10 Poin Proposal Iran ke Amerika Serikat untuk Gencatan Senjata

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:57 WIB

Pasca Gencatan Senjata, PM Pakistan Fasilitasi Dialog Strategis Amerika - Israel dan Iran

Pasca Gencatan Senjata, PM Pakistan Fasilitasi Dialog Strategis Amerika - Israel dan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:39 WIB

PBB Bongkar Hasil Investigasi: Tank Israel dan Ranjau Hizbullah Penyebab Gugurnya 3 Prajurit TNI

PBB Bongkar Hasil Investigasi: Tank Israel dan Ranjau Hizbullah Penyebab Gugurnya 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:29 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×