- Proyek pipa air PAM Jaya di Condet, Jakarta Timur, memicu protes warga karena lubang galian membahayakan pengguna jalan.
- Pengerjaan yang dianggap tidak standar tersebut menyebabkan kecelakaan, kemacetan parah, serta gangguan polusi debu bagi masyarakat sekitar.
- Dirut PAM Jaya memohon maaf dan berjanji mempercepat penyelesaian proyek agar kondisi jalan kembali normal dan aman.
Suara.com - Proyek galian jaringan air minum milik PAM Jaya di kawasan Condet, Jakarta Timur, menuai gelombang protes dari warga setempat karena dinilai membahayakan pengendara.
Sejumlah insiden kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor akibat lubang bekas galian tersebut belakangan viral di berbagai platform media sosial.
Warga bahkan menyebut lubang-lubang yang tidak tertutup sempurna itu sebagai jebakan, karena sering tersembunyi di balik material sisa galian seperti pasir dan kerikil.
Fokus pengerjaan yang menjadi sorotan tajam itu berada di sepanjang Jalan Raya Condet hingga titik di Jalan Masjid Al Khoir yang merupakan akses vital masyarakat.
Keluhan warga tidak hanya tertuju pada adanya lubang, tetapi juga kualitas perbaikan jalan yang dianggap serampangan dan seringkali rusak kembali hanya dalam hitungan hari.
Selain ancaman kecelakaan yang mengintai, proyek peningkatan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini memicu kemacetan parah serta polusi debu yang mengganggu kenyamanan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur pun sempat merespons situasi ini dengan mendesak pihak PAM Jaya agar segera menutup seluruh galian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Mereka menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama, sehingga perbaikan jalan harus dilakukan secara permanen, bukan sekadar tambal sulam.
Menanggapi keresahan publik, Direktur Utama PAM Jaya Arief Apriadi akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
"Sekali lagi, saya minta maaf atas terganggunya lalu lintas karena pembangunan pipa air kami yang ada di Jalan Masjid Al Khoir Condet," ujarnya saat meninjau lokasi dikutip dari akun media sosial resmi PAM Jaya, Rabu (8/4/2026).
Arief juga menjanjikan percepatan proses pengerjaan galian pipa agar tidak lagi menimbulkan keluhan dari warga Condet yang terdampak.
"Saya akan coba memastikan ini dipercepat pembangunannya, kami akan segera selesaikan di lokasi ini," tegasnya.