Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!

Muhammad Yasir

Kamis, 09 April 2026 | 17:32 WIB
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!
Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia usai menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri, Jumat, 27 Februari 2026. (foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menolak usulan kenaikan harga BBM bersubsidi dari Jusuf Kalla.
  • Pemerintah berkomitmen menjaga harga BBM tetap terjangkau melalui efisiensi anggaran guna melindungi ekonomi masyarakat lapisan bawah.
  • Presiden Prabowo Subianto mendukung stabilitas ekonomi dengan mempercepat transisi energi melalui pembangunan pabrik kendaraan listrik di Magelang.

Suara.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pemerintah tidak akan mengikuti usulan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sebelumnya disampaikan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).

Ia menekankan, arahan Presiden Prabowo Subianto sudah jelas, harga BBM bersubsidi harus dijaga tetap terjangkau.

Dalam keterangan tertulisnya, Gibran menyebut pemerintah tetap menghargai setiap masukan, termasuk dari JK. Namun, kebijakan yang diambil tetap berpijak pada perlindungan masyarakat kecil.

“Pemerintah menghargai dan memberikan perhatian serius berbagai masukan yang ada, termasuk dari Bapak Jusuf Kalla terkait usulan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM),” ujar Gibran, Kamis (9/4/2026).

Namun Gibran menegaskan, usulan tersebut tidak sejalan dengan garis kebijakan pemerintah saat ini.

“Namun mohon maaf hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil,” tegasnya.

Menurut Gibran, pemerintah memilih menahan harga dengan melakukan efisiensi dan refocusing anggaran, guna mencegah dampak berantai terhadap ekonomi masyarakat.

“Pemerintah bertekad melakukan efisiensi dan refocusing anggaran untuk melindungi masyarakat lapisan bawah agar tidak terbebani efek berantai dari kenaikan harga BBM seperti kenaikan harga bahan pokok, biaya transportasi, dan lain-lain,” imbuhnya.

Di sisi lain, pemerintah menururt Gibran juga tengah mempercepat transisi energi sebagai solusi jangka panjang, termasuk pengembangan kendaraan listrik.

baca juga

“Selain itu, akselerasi transisi menuju penggunaan kendaraan listrik dan energi terbarukan juga terus didorong. Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan ke Magelang untuk meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik, sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah,” katanya.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) berencana melaporkan Rismon Sianipar ke ke polisi. (Suara.com/Novian)
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Novian)

JK: Kurangi Subsidi, Cegah Utang Membengkak

Sebelumnya, Jusuf Kalla mendorong pemerintah mengevaluasi anggaran, termasuk mempertimbangkan pengurangan subsidi yang berpotensi berdampak pada kenaikan harga BBM.

Menurut JK, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga defisit anggaran dan menahan laju utang negara agar tidak terus membengkak. Ia mengingatkan pentingnya disiplin fiskal, sejalan dengan target pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3 persen.

Meski mendorong penghematan, JK menegaskan ada sektor yang tidak boleh dipangkas, seperti transfer ke daerah, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

"Yang mana? Karena itu kita sarankan jangan mengurangi transfer ke daerah, jangan mengurangi biaya pendidikan, jangan kesehatan, infrastruktur PUPR jangan dikurangi itu. Kesehatan," kata JK di kediamannya di Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

Ia beralasan pemangkasan pada sektor-sektor tersebut justru akan berdampak langsung pada masyarakat dan masa depan pembangunan.

Di sisi lain, JK secara terbuka menyebut pengurangan subsidi sebagai opsi realistis, meski konsekuensinya adalah kenaikan harga.

"Kita minta bahwa, agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit, mengurangi utang dengan cara mengurangi subsidi karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga, dan itu dilakukan di banyak negara," katanya.

Ia menilai harga BBM yang terlalu murah justru mendorong konsumsi berlebih dan membebani fiskal negara.

Meski menyadari potensi penolakan publik, JK juga menilai kenaikan harga BBM masih bisa ditoleransi, terutama oleh kelompok masyarakat mampu.

"Ya pasti sementara ada protes, tapi ingat yang paling banyak memakai BBM yang punya mobil, ya. Yang punya mobil itu pertama dia lebih mampu jadi kalau naik saja 20-30% itu bagi mereka tentu tidak, biasa saja. Kedua kalau motor tentu, bisa diatur," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:23 WIB

Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik

Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:09 WIB

Dorong Transisi Energi, Prabowo Minta Daerah dan TNI Serap Bus-Truk Listrik Buatan Lokal

Dorong Transisi Energi, Prabowo Minta Daerah dan TNI Serap Bus-Truk Listrik Buatan Lokal

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:23 WIB

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

×