Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 10 April 2026 | 07:16 WIB
Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Iran mengancam batalkan gencatan senjata jika Israel terus melancarkan serangan udara di Lebanon.

  • Serangan Israel di Lebanon menewaskan ratusan orang saat periode gencatan senjata AS-Iran berlangsung.

  • Netanyahu mengklaim Lebanon tidak termasuk wilayah kesepakatan damai antara pihak Amerika dan Iran.

Suara.com - Perang di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengeluarkan peringatan keras terkait keberlangsungan kesepakatan damai.

Pemerintah Iran secara terbuka mengancam akan menarik diri dari komitmen gencatan senjata yang telah disepakati bersama Amerika Serikat.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tindakan militer Israel yang dianggap terus menggempur wilayah Lebanon tanpa jeda.

Melalui laporan kantor berita Tasnim News, seorang sumber internal Iran menegaskan posisi tegas negara tersebut dalam menghadapi situasi ini.

"Iran akan keluar dari perjanjian jika rezim Israel terus melanggar gencatan senjata dengan menyerang Lebanon," kata sumber tersebut dikutip dari MEMO.

Teheran saat ini dikabarkan tengah melakukan evaluasi mendalam terhadap rentetan aksi militer yang dilakukan oleh pihak Israel.

Tindakan Israel di Lebanon dinilai oleh otoritas Iran sebagai bentuk pelanggaran yang berlangsung secara terus-menerus dan sistematis.

Pihak Iran beranggapan bahwa serangan tersebut mencederai poin-poin krusial dalam kesepakatan yang sebelumnya difasilitasi oleh Washington.

Bagi Iran, stabilitas di Lebanon merupakan bagian integral dari komitmen penghentian permusuhan yang telah disetujui bersama pemerintah AS.

baca juga

Hal ini berkaitan erat dengan perlindungan terhadap elemen Poros Perlawanan yang selama ini menjadi sekutu strategis bagi Teheran.

Padahal, Amerika Serikat dan Iran baru saja memulai periode gencatan senjata yang direncanakan berlangsung selama dua pekan.

Kesepakatan bersejarah ini mulai berlaku sejak hari Rabu, tanggal 8 April 2026, berdasarkan pengumuman resmi pemerintah.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya telah menyebarkan informasi positif ini melalui akun pribadinya di media sosial Truth Social.

Pengumuman yang dilakukan pada Selasa, 7 April tersebut sempat membawa angin segar bagi upaya perdamaian di kawasan tersebut.

Rencana besarnya, gencatan senjata ini akan menjadi landasan untuk memulai dialog diplomasi yang lebih formal dan mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Biaya Melewati Selat Hormuz? Ini Update Negara yang Boleh Lewat

Berapa Biaya Melewati Selat Hormuz? Ini Update Negara yang Boleh Lewat

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 07:03 WIB

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:34 WIB

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:26 WIB

Terkini

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

×