Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 10 April 2026 | 12:57 WIB
Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi
Benjamin Netanyahu (IG Benjamin Netanyahu)
baca 10 detik
  • Persidangan korupsi Benjamin Netanyahu kembali digelar setelah sempat tertunda akibat konflik bersenjata Iran.

  • Netanyahu diduga menerima suap miliaran rupiah dan melakukan negosiasi gelap dengan media massa.

  • Donald Trump sempat meminta Presiden Israel memberikan pengampunan resmi kepada Netanyahu yang terdakwa.

Hingga saat ini, tokoh politik berusia 76 tahun tersebut secara konsisten menampik seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Netanyahu sendiri berulang kali membantah semua tuduhan tersebut.

Ia merasa bahwa seluruh proses yang berjalan saat ini tidak lebih dari sekadar upaya pelemahan posisi politiknya.

Ia juga menyebut proses hukum yang menjeratnya sebagai “pengadilan politik”.

Sejarah mencatat bahwa sosok ini merupakan Perdana Menteri Israel pertama yang tetap menjabat saat statusnya terdakwa.

Perjalanan kasus hukum ini sebenarnya telah menjadi sorotan publik internasional sejak tahun 2019 yang lalu.

Proses persidangan di meja hijau sendiri sudah mulai dilaksanakan secara resmi pada tahun 2020 silam.

Namun dalam perjalanannya, persidangan ini sering kali menemui jalan buntu dan mengalami penundaan berkali-kali.

Salah satu alasan klasiknya adalah kepadatan agenda kerja Netanyahu dalam memimpin roda pemerintahan di negara Israel.

baca juga

Hingga saat ini, belum ada pihak yang bisa memastikan kapan rangkaian persidangan panjang ini akan berakhir.

Menariknya, isu hukum ini juga menyeret perhatian mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang ikut bersuara.

Trump dilaporkan sempat meminta secara personal kepada Presiden Israel, Isaac Herzog, agar memberikan ampunan hukum.

Pesan tersebut disampaikan oleh Trump secara terbuka dalam sebuah pidato di hadapan parlemen Israel beberapa waktu lalu.

Tidak hanya lewat lisan, dukungan tersebut juga diperkuat melalui pengiriman surat resmi kepada kantor kepresidenan Herzog.

Merespons dukungan itu, tim pengacara sang Perdana Menteri juga telah melayangkan berkas permohonan pengampunan secara formal.

Meskipun terdapat upaya lobi politik yang cukup kuat, nasib permohonan pengampunan tersebut masih belum menemui kejelasan.

Pihak otoritas kepresidenan Israel hingga saat ini belum mengeluarkan keputusan final terkait permintaan grasi tersebut.

Oleh karena itu, pengadilan tetap berpegang pada prosedur hukum yang berlaku dengan melanjutkan agenda pemeriksaan perkara.

Publik kini tertuju pada hari Minggu mendatang untuk melihat perkembangan terbaru dari kesaksian para pihak pembela.

Proses ini akan menjadi ujian besar bagi integritas sistem peradilan dan stabilitas politik di internal Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:28 WIB

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:32 WIB

Terkini

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Sumut | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:25 WIB

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:21 WIB

×