Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
Potensi eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran kini memasuki babak baru yang mengancam efektivitas gencatan senjata. (tasnimnews)
baca 10 detik
  • Rudal antipesawat MANPADS menjadi ancaman serius bagi armada udara militer Amerika Serikat sekarang.

  • China membantah keras tuduhan keterlibatan dalam memasok senjata mematikan ke wilayah konflik tersebut.

  • Pakistan memfasilitasi perundingan damai di Islamabad guna mempertahankan kesepakatan gencatan senjata yang ada.

Suara.com - Potensi eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran kini memasuki babak baru yang mengancam efektivitas gencatan senjata.

Keberadaan sistem pertahanan udara portabel atau MANPADS menjadi variabel krusial yang dapat melumpuhkan dominasi udara militer Amerika Serikat.

Dikutip Reuters, senjata ini memiliki kemampuan spesifik untuk menghantam pesawat militer yang beroperasi pada ketinggian rendah dengan akurasi tinggi.

Militer Iran menembak jatuh tiga pesawat Amerika Serikat saat operasi penyelamatan pilot di wilayah Isfahan.
Militer Iran menembak jatuh tiga pesawat Amerika Serikat saat operasi penyelamatan pilot di wilayah Isfahan.

Selama lima pekan pertempuran sengit terjadi, teknologi ini telah membuktikan diri sebagai penghalang utama bagi operasional armada udara.

Kekhawatiran meluas bahwa kegagalan kesepatan damai akan membuat posisi strategis Washington semakin terjepit di wilayah konflik tersebut.

Munculnya alutsista modern ini memicu respons diplomatik yang sangat tajam dari berbagai pihak yang terlibat perselisihan.

Pemerintah China melalui juru bicara kedutaan besarnya di Washington segera memberikan pernyataan resmi guna menepis isu tersebut.

Pihak Beijing menegaskan bahwa segala bentuk laporan mengenai pengiriman senjata kepada kelompok tertentu adalah sebuah manipulasi informasi.

"China tidak pernah menyediakan senjata kepada pihak mana pun yang terlibat dalam konflik. Informasi tersebut tidak benar," tegas pihak China.

baca juga

Pernyataan ini dimaksudkan untuk menjaga citra diplomasi internasional China di tengah pengawasan ketat masyarakat global saat ini.

Bantahan Diplomatik Pemerintah China

China juga menuntut agar Amerika Serikat segera menghentikan narasi yang dianggap dapat memperkeruh suasana di zona perang.

Tudingan tanpa bukti kuat dinilai hanya akan menciptakan kegaduhan yang tidak perlu saat upaya perdamaian sedang dirajut.

"Sebagai negara besar yang bertanggung jawab, China secara konsisten memenuhi kewajiban internasional. Kami mendesak pihak AS untuk menahan diri dari sensasionalisme dan berharap pihak terkait berbuat lebih banyak untuk meredakan ketegangan," tegas pihak China.

Seruan tersebut menekankan pentingnya menahan diri bagi seluruh aktor negara agar ketegangan di kawasan tidak semakin memuncak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Terkini

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 14:34 WIB

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:32 WIB

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

×