LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB
LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran
Penyataan Komando Pusat Amerika Serikat CENTCOM (Gemni)
  • Amerika Serikat memberlakukan blokade total terhadap seluruh pelabuhan Iran mulai Senin siang ini.

  • Harga minyak dunia melonjak hingga delapan persen akibat ancaman penutupan akses maritim tersebut.

  • Iran mengancam akan membalas keras setiap kapal militer yang melanggar batas gencatan senjata.

Pihak Teheran melalui Korps Garda Revolusi Islam memberikan peringatan keras terhadap pergerakan militer Amerika Serikat di perairan.

Mereka menegaskan bahwa setiap kapal militer yang berupaya mendekat dianggap telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang ada.

Gencatan senjata antara kedua belah pihak seharusnya masih tetap berlaku secara formal hingga tanggal 22 April mendatang.

Pihak Iran menyatakan bahwa setiap tindakan provokasi maritim akan mendapatkan balasan yang sangat keras dari angkatan bersenjata.

“Setiap kapal militer yang mendekat akan melanggar gencatan senjata AS-Iran dan akan ditangani dengan keras,” tegas pernyataan resmi mereka.

Krisis ini berakar pada macetnya komunikasi diplomatik di Islamabad yang seharusnya bisa mengakhiri ketegangan bersenjata antar negara.

Menteri Luar Negeri Iran menuduh pihak perunding Amerika Serikat sengaja mengubah poin-poin kesepakatan di saat terakhir.

Padahal menurut pihak Iran, sebuah nota kesepahaman sebenarnya sudah sangat dekat untuk ditandatangani oleh kedua pihak.

“Negosiator AS menggeser 'tiang gawang' dan menghalangi upaya ketika nota kesepahaman tinggal beberapa inci lagi,” ujar Abbas Araghchi.

Kondisi ini membuat harapan akan perdamaian di kawasan Timur Tengah kembali sirna dalam waktu singkat.

Pakar dari Universitas Teheran menilai Amerika Serikat tidak memiliki posisi kuat untuk mendikte aturan navigasi di wilayah tersebut.

Iran mengklaim telah siap secara mental dan sumber daya apabila harus menghadapi konflik bersenjata dalam jangka panjang.

Strategi yang digunakan Amerika Serikat dianggap tidak akan efektif dalam mengendalikan situasi nyata di medan pertempuran Teluk.

“AS tidak berada dalam posisi untuk mendikte orang Iran bagaimana harus berperilaku, atau untuk memilih kapal mana yang boleh lewat,” kata Zohreh Kharazmi.

Ia menambahkan, “Jika blokade ini menjadi kontes antara ketahanan Republik Islam dan ketahanan pasar global, tidak akan butuh waktu lama untuk melihat siapa yang kalah.”

Konflik terbuka antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran ini telah meletus sejak tanggal 28 Februari yang lalu.

Selat Hormuz menjadi titik krusial karena menguasai hampir seperlima dari distribusi minyak dan gas alam cair dunia.

Ketegangan di jalur air ini menyebabkan aktivitas pengiriman komoditas energi global melambat dan hampir mengalami kelumpuhan total.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?

AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?

News | Senin, 13 April 2026 | 09:39 WIB

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB

Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

News | Senin, 13 April 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:08 WIB

Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi

Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:04 WIB

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:53 WIB

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:26 WIB

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:56 WIB

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:55 WIB

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:44 WIB