Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

Arief Apriadi

Selasa, 14 April 2026 | 09:23 WIB
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
baca 10 detik
  • Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menertawakan rencana blokade militer AS karena hal itu justru akan merusak ekonomi Amerika Serikat.
  • Teheran memperingatkan warga Amerika Serikat bahwa kebijakan arogan Donald Trump akan memicu lonjakan ekstrem harga bensin di dalam negeri.
  • Militer AS berdalih hanya menargetkan kapal menuju Pelabuhan Iran, di tengah dominasi kekuatan maritim Teheran yang tak tergoyahkan di Selat Hormuz.

Suara.com - Ancaman blokade militer Amerika Serikat di jalur vital perdagangan energi global, Selat Hormuz, rupanya justru menjadi bahan olok-olok bagi jajaran petinggi di Teheran.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf dengan tajam memperingatkan bahwa manuver gegabah Presiden Donald Trump di perairan strategis tersebut hanya akan memicu krisis ekonomi parah di dalam negeri AS sendiri.

Alih-alih merasa terintimidasi, otoritas Republik Islam tersebut meyakini bahwa penutupan akses di Selat Hormuz akan menjadi bumerang telak yang mencekik warga Amerika lewat lonjakan harga bahan bakar yang ekstrem.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf ancam Rezim Zionis Israel terkait serangan ke Lebanon. Ia sebut waktu hampir habis dan siap beri reaksi keras.[ncr-iran.org]
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf ancam Rezim Zionis Israel terkait serangan ke Lebanon. Ia sebut waktu hampir habis dan siap beri reaksi keras.[ncr-iran.org]

Melalui akun media sosial X pribadinya pada Senin (13/4/2026), Mohammad Baqer Qalibaf secara terbuka menertawakan gertakan blokade laut yang dilontarkan oleh sang presiden AS.

Tokoh senior Iran tersebut mengisyaratkan bahwa langkah provokatif Washington tidak akan melumpuhkan Teheran, melainkan justru menghancurkan stabilitas pasar energi global.

Sindiran Tajam Harga Bensin Gedung Putih

"Nikmati angka-angka di pompa bensin saat ini. Dengan apa yang disebut 'blokade', Anda akan segera bernostalgia dengan bensin seharga 4-5 dolar (AS)," tulis Mohammad Baqer Qalibaf di X, Senin (13/4/2026).

Dalam unggahan bernada sarkastis tersebut, sang Ketua Parlemen juga menyertakan sebuah rumus matematis singkat yang berbunyi, "ΔO_BSOH>0 ⇒ f(f(O))>f(O),".

Tidak tanggung-tanggung, kritik tajam itu sengaja disematkan bersama foto peta yang menyoroti tingginya harga bahan bakar di stasiun-stasiun pengisian daya tepat di sekitar Gedung Putih.

baca juga

Sindiran menohok ini merupakan respons langsung atas deklarasi arogan Donald Trump pada Minggu (12/4/2026), yang bersumpah bahwa Angkatan Laut AS akan segera memblokade perairan vital Timur Tengah tersebut.

Pemimpin Washington itu juga mengancam akan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang kedapatan membayar biaya tol maritim kepada otoritas keamanan Iran.

Dalih Operasi Terbatas Militer AS

Menyadari potensi kepanikan global akibat ancaman tersebut, pihak Komando Pusat AS (CENTCOM) dengan cepat mencoba meredakan situasi dengan merilis klarifikasi operasional.

CENTCOM berdalih bahwa operasi militer yang digagas presiden mereka ini hanya akan menargetkan kapal-kapal niaga yang secara spesifik berlayar menuju atau bertolak dari Pelabuhan Iran.

Lembaga militer tersebut menjanjikan bahwa armada internasional yang tidak memiliki urusan dagang dengan Teheran akan tetap mendapatkan kebebasan bernavigasi untuk melintasi selat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:11 WIB

Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel

Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:57 WIB

Donald Trump Peringatkan China soal Pasokan Senjata ke Iran

Donald Trump Peringatkan China soal Pasokan Senjata ke Iran

Video | Senin, 13 April 2026 | 18:35 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Terpopuler: Tarif Lewat Selat Hormuz, Diskon Sepatu New Balance di Sports Station

Terpopuler: Tarif Lewat Selat Hormuz, Diskon Sepatu New Balance di Sports Station

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 06:50 WIB

Terkini

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:47 WIB

Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka

Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:41 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:18 WIB

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:15 WIB

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat

Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:59 WIB

Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:54 WIB

Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan

Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:53 WIB

MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi

MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:52 WIB

×