Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. [Suara.com/Lilis]
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan program Sekolah Rakyat menjangkau anak keluarga prasejahtera melalui data DTSEN, bukan pendaftaran.
  • Seleksi calon siswa dilakukan melalui verifikasi lapangan dan pemetaan bakat tanpa tes akademik oleh pemerintah daerah setempat.
  • Program ini mengintegrasikan pendidikan dengan pemberdayaan ekonomi orang tua untuk mengentaskan kemiskinan dan kemandirian lulusan Sekolah Rakyat.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan menggunakan mekanisme penjangkauan langsung berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Tujuannya untuk memastikan program tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang terdaftar pada desil 1 dan 2 di DTSEN.

“Tidak ada pembukaan pendaftaran, ingat semua harus paham ini. Data (calon siswa) dijangkau lewat desil 1 dan desil 2 (DTSEN) di daerah tersebut, verifikasi lapangan oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), BPS, dan Pemerintah Daerah (Pemda). Jadi Sekolah Rakyat tidak ada pendaftaran, yang ada adalah penjangkauan,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Hasil verifikasi kemudian harus mendapat persetujuan orang tua calon siswa dan kepala daerah sebelum ditetapkan secara resmi oleh Kemensos.

Gus Ipul menekankan, ketepatan proses di tingkat daerah menjadi kunci keberhasilan program.

“Kalau Bupati salah, kita salah. Bupati benar, kita benar. Tapi dari awal prosesnya kita ikut mengawal,” jelas Gus Ipul.

Selain itu, Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi terpadu pengentasan kemiskinan. Program ini tidak hanya menyasar anak, tetapi juga memperkuat kondisi sosial dan ekonomi keluarga.

Ia menjelaskan, anak yang bersekolah akan diikuti dengan pemberdayaan orang tua, termasuk perbaikan rumah, akses Koperasi Desa Merah Putih, serta jaminan kesehatan melalui skema PBI JKN. Dengan pendekatan tersebut, keluarga diharapkan dapat meningkat taraf hidupnya dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial (Bansos).

“Jadi nanti anaknya lulus Sekolah Rakyat, orang tuanya naik kelas dan (mandiri) tidak terima bansos lagi,” ujarnya.

Asrama siswa di Sekolah Rakyat, Sonosewu Bantul. [Kontributor/Putu]
Asrama siswa di Sekolah Rakyat, Sonosewu Bantul. [Kontributor/Putu]

Ia menambahkan, lulusan Sekolah Rakyat diarahkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi atau menjadi tenaga kerja terampil sesuai potensi masing-masing.

“Tidak boleh menganggur. Kalau menganggur, gagal Sekolah Rakyat,” katanya.

Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat permanen telah berjalan di lebih dari 100 titik di berbagai daerah. Program ini menyasar sekitar 4 juta anak di Indonesia yang belum sekolah, tidak sekolah, atau putus sekolah, termasuk di Kabupaten Pesawaran dan Ogan Komering Ulu.

Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat juga tidak menggunakan tes akademik. Seleksi dilakukan melalui tes kesehatan dan pemetaan bakat (talent mapping) untuk mengidentifikasi potensi siswa sejak dini, termasuk kecenderungan di bidang sosial, sains dan teknologi, maupun bahasa.

Fasilitas yang disediakan meliputi asrama, makan bergizi gratis, perlengkapan sekolah, serta dukungan pembelajaran digital. Setiap siswa dan guru difasilitasi perangkat laptop, dengan ruang kelas yang dilengkapi papan tulis digital (smartboard).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Info Loker! 1,4 Juta Penerima Bansos Berpeluang Kerja di Koperasi Merah Putih

Info Loker! 1,4 Juta Penerima Bansos Berpeluang Kerja di Koperasi Merah Putih

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:15 WIB

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

News | Senin, 13 April 2026 | 15:17 WIB

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

News | Senin, 13 April 2026 | 13:54 WIB

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

News | Senin, 13 April 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB