5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 14 April 2026 | 14:30 WIB
5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?
Blokade jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz. [Suara.com/Syahda]

Padahal, sektor energi merupakan tulang punggung ekonomi Iran. Dengan menutup jalur distribusi ini, AS berharap dapat memaksa Iran kembali ke meja perundingan dengan posisi yang lebih lemah.

Strategi ini bukan hanya militer, tetapi juga bentuk tekanan ekonomi skala besar.

4. Berkaitan dengan Kontrol Jalur Energi Dunia

Selat Hormuz bukan sekadar wilayah konflik biasa. Jalur ini merupakan salah satu choke point terpenting dalam perdagangan energi global. Sekitar seperlima minyak dunia melewati wilayah ini setiap hari.

Dalam konteks ini, blokade AS juga bertujuan untuk menghilangkan pengaruh Iran terhadap jalur strategis tersebut. Sebelumnya, Iran dituduh membatasi akses atau bahkan memeras kapal yang melintas dengan berbagai aturan.

Dengan mengambil alih kendali, AS ingin memastikan kebebasan navigasi tetap terjaga atau setidaknya menurut perspektif mereka.

5. Berisiko Memicu Krisis Global

Meskipun memiliki tujuan strategis, blokade ini membawa risiko besar. Gangguan di Selat Hormuz langsung berdampak pada harga minyak dunia, yang melonjak hingga di atas 100 dolar per barel.

Selain itu, ribuan kapal dan puluhan ribu pelaut dilaporkan terdampak akibat pembatasan lalu lintas di kawasan tersebut.

baca juga

Tak hanya ekonomi, eskalasi militer juga menjadi ancaman nyata. Iran telah memperingatkan bahwa tindakan ini bisa dianggap sebagai provokasi dan akan dibalas. Hal ini membuka kemungkinan konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Blokade ini secara khusus dan garis besar dirancang untuk menghambat ekspor minyak Iran yang menjadi sumber utama pendapatan negara tersebut.

Dengan membatasi kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran, pemasukan devisa Iran bisa turun drastis.

Tujuannya jelas untuk membuat Iran mengalami tekanan ekonomi berat sehingga sulit membiayai operasi militer maupun program strategis lainnya.

Secara resmi, langkah ini bisa diposisikan sebagai upaya mengendalikan konflik tanpa langsung menyerang darat.

Namun di sisi lain, justru ada risiko besar karena Iran bisa menganggap ini sebagai tindakan agresi. Terlebih lagi, ketegangan bisa meningkat menjadi konflik terbuka bahkan bisa menyebabkan harga minyak global bisa melonjak dan memicu krisis ekonomi. 

Blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz bukan sekadar langkah militer biasa, melainkan strategi kompleks yang mencakup tekanan ekonomi, kontrol geopolitik, dan kepentingan energi global. Dengan menargetkan pelabuhan Iran, AS berupaya melemahkan posisi lawannya tanpa harus menutup jalur perdagangan dunia sepenuhnya.

Namun, langkah ini tetap berisiko tinggi. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh Iran dan Amerika Serikat, tetapi juga oleh seluruh dunia melalui lonjakan harga energi dan ketidakstabilan ekonomi global.

Ke depan, situasi ini akan sangat bergantung pada apakah kedua pihak dapat kembali ke meja perundingan atau justru semakin terjerumus ke dalam konflik yang lebih besar.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:04 WIB

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:58 WIB

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:55 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:49 WIB

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:46 WIB

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:42 WIB

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:38 WIB

Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota

Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:31 WIB

×