Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Bangun Santoso

Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB
Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Urusan Perang AS, Pete Hegseth. (Dok. Kedubes AS)
  • Menteri Pertahanan RI dan AS resmi membentuk Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama di Pentagon pada 13 April 2026.
  • Kerja sama ini mencakup modernisasi militer, pendidikan profesional, serta latihan operasional guna menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
  • Kesepakatan tersebut bertujuan memperkuat daya tangkal kawasan melalui pengembangan teknologi pertahanan serta peningkatan kolaborasi strategis antarkedua negara.

Suara.com - Menteri Urusan Perang AS Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI) Sjafrie Sjamsoeddin resmi mengumumkan pembentukan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (Major Defense Cooperation Partnership/MDCP).

Hal ini sebagaimana siaran pers yang dirilis pada Selasa (14/4/2026) oleh Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Indonesia.

Pengumuman tersebut merupakan hasil pertemuan bilateral yang berlangsung di Pentagon pada 13 April 2026. Kesepakatan ini menjadi kerangka strategis baru untuk memperkuat kerja sama pertahanan bilateral kedua negara, sekaligus menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

“Kunjungan Anda menunjukkan pentingnya hubungan keamanan yang terus berkembang, serta aktif dan bertumbuh, antara Departemen Urusan Perang dan Indonesia,” kata Hegseth kepada Sjafrie, dikutip pada Selasa (14/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kedua negara melaksanakan lebih dari 170 latihan militer bersama setiap tahunnya. Hegseth menegaskan bahwa kemitraan ini mencerminkan kekuatan hubungan kedua negara.

“Kemitraan ini mencerminkan kekuatan dan potensi hubungan keamanan kita … memperkuat daya tangkal kawasan, serta memajukan komitmen bersama terhadap perdamaian melalui kekuatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan jangka panjang dengan Amerika Serikat.

“Hari ini, kami hadir sebagai delegasi Indonesia … dengan semangat yang sangat besar untuk terus mengembangkan hubungan pertahanan kita, yang harus berkelanjutan bagi generasi mendatang di Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Sjafrie.

Tiga Pilar Utama dan Inisiatif Mutakhir

MDCP dibangun di atas tiga pilar utama, yakni modernisasi militer dan penguatan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional, serta latihan dan kerja sama operasional.

Dalam implementasinya, kedua negara akan menjajaki berbagai inisiatif strategis, termasuk pengembangan kemampuan asimetris, teknologi pertahanan generasi baru di bidang maritim dan bawah laut, serta sistem otonom.

Selain itu, kerja sama juga mencakup dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul untuk meningkatkan kesiapan operasional militer.

Kedua negara juga sepakat meningkatkan pelatihan bersama pasukan khusus guna mempererat hubungan antar personel militer.

Hegseth turut mengapresiasi peran Indonesia dalam membantu pemulangan jenazah prajurit Amerika Serikat yang gugur.

“Saya menghargai dukungan berkelanjutan Anda dalam membantu Amerika Serikat menemukan, memulangkan, dan melindungi jenazah prajurit kami yang bertempur bersama Indonesia selama Perang Dunia II,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama ini juga memungkinkan Defense POW/MIA Accounting Agency melanjutkan misi pemulihan jenazah di Indonesia.

Menutup pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat menyebut kemitraan ini sebagai titik awal bagi misi-misi besar di masa depan.

“Jadi, ini adalah awal dari babak baru dan misi bersama bagi negara-negara besar kita,” pungkas Hegseth.

Dalam pernyataan terpisah, Juru Bicara Utama Pentagon Sean Parnell menyebut MDCP akan memperkuat kolaborasi operasional, modernisasi pertahanan, serta meningkatkan pelatihan dan interoperabilitas antara kedua negara.

Ia juga menegaskan komitmen kedua pihak untuk memperluas cakupan dan kompleksitas latihan militer, termasuk latihan multilateral seperti SUPER GARUDA SHIELD, guna memperkuat kemampuan kolektif.

Pengumuman ini mempertegas peran kepemimpinan Indonesia di kawasan, terutama melalui partisipasinya dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) dan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force), sebagaimana ditegaskan oleh Juru Bicara Utama Pentagon, Sean Parnell. (Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:26 WIB

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:19 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:47 WIB

Saat Menhan Sjafrie 'Guncang' Pentagon, Ini Daftar Kerja Sama Pertahanan RI-AS Terbaru

Saat Menhan Sjafrie 'Guncang' Pentagon, Ini Daftar Kerja Sama Pertahanan RI-AS Terbaru

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Terkini

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB