Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

Galih Prasetyo | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 17:13 WIB
Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?
Ilustrasi Nuklir
  • Perundingan Iran dan Amerika Serikat di Islamabad gagal mencapai kesepakatan karena tuntutan Washington yang dinilai tidak konsisten.
  • IRGC mengancam akan menggunakan kekuatan militer baru yang belum pernah diperlihatkan jika konflik terus mengalami eskalasi.
  • Kepala Staf Militer Israel menyetujui rencana operasi lanjutan untuk melemahkan kemampuan militer Iran dan menghadapi ancaman eksistensial.

Suara.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melontarkan ancaman keras kepada pihak-pihak yang berseberangan dengan Teheran seiring meningkatnya tensi usai gagalnya perundingan dengan AS di Islamabad.

IRGC menegaskan masih memiliki sejumlah kemampuan militer yang belum diungkap ke publik.

Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, menyatakan bahwa eskalasi konflik akan memicu penggunaan kekuatan baru yang belum pernah diperlihatkan.

"Kami belum mengungkap banyak dari kemampuan kami. Jika perang berlanjut, kami akan menunjukkan kemampuan yang bahkan tidak pernah dibayangkan musuh,” ujarnya dilansir dari Tasnim News Agency, Selasa (15/4).

Menurut Mohebbi, Iran juga siap menerapkan metode tempur baru yang sulit diantisipasi lawan.

Mohebbi menegaskan pendekatan militer tersebut dirancang untuk melemahkan kemampuan respons musuh secara signifikan.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyalahkan Amerika Serikat atas gagalnya kesepakatan dalam perundingan yang dimediasi Pakistan.

Abbas Araghchi menilai tuntutan Washington yang berlebihan serta perubahan sikap yang tidak konsisten menjadi penyebab utama kebuntuan.

Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot, Menlu Iran itu memaparkan jalannya negosiasi intensif Iran-AS yang berlangsung akhir pekan lalu di Islamabad. Pembicaraan itu disebut sempat menunjukkan kemajuan sebelum akhirnya terhenti.

“Iran, meski memiliki ketidakpercayaan penuh terhadap pihak Amerika, tetap memasuki negosiasi dengan itikad baik dan pendekatan yang bertanggung jawab,” ujarnya.

“Namun tuntutan berlebihan dan perubahan posisi yang terus-menerus dari pihak AS menghalangi tercapainya kesepakatan.”

Sementara itu, Prancis menegaskan dukungannya terhadap jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik.

Barrot berharap dialog yang berlanjut dapat membuka jalan menuju kesepakatan final antara kedua pihak.

Di sisi lain, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyetujui rencana lanjutan operasi militer yang menargetkan Iran dan sejumlah front lainnya.

Keputusan itu diambil dalam rapat evaluasi situasi khusus bersama forum staf umum angkatan bersenjata Israel, Senin (13/4) waktu setempat.

Dikutip dari laporan Channel 14, rapat petinggi militer Israel itu membahas perihal kesiapan tempur dan strategi lanjutan untuk menghadapi eskalasi konflik usai pembicaraan AS dan Iran di Islamabad tanpa hasi.

Zamir menyinggung momentum menyerang Iran, menjelang Hari Peringatan Holocaust sebagai refleksi tanggung jawab sejarah.

Saat kami merencanakan kelanjutan operasi, saya tidak bisa mengabaikan besarnya tanggung jawab sejarah yang ada di pundak kami,” ujar Eyal Zamir.

Eyal Zamir menegaskan bahwa Israel kini berada dalam posisi berbeda dibanding masa lalu.

“Dari bangsa yang pernah teraniaya tanpa perlindungan, kini kami berperang untuk menghilangkan ancaman eksistensial terhadap negara Israel dan rakyat Yahudi,” katanya.

Zamir juga mengklaim keberhasilan signifikan dalam operasi melawan Iran dan sekutunya.

“Kami menghadapi musuh yang belum pernah terjadi sebelumnya, baik dari dekat maupun jauh. Kami mengalahkan Iran dan proksinya, telah memberikan pukulan keras dan melemahkan kemampuan militernya,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:31 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB

Siapa Pemilik Selat Hormuz? Kawasan yang Bikin AS Harus Blokade Total dalam Perang Lawan Iran

Siapa Pemilik Selat Hormuz? Kawasan yang Bikin AS Harus Blokade Total dalam Perang Lawan Iran

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB