Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Galih Prasetyo

Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan mematikan di perairan Pasifik timur, Selasa (14/4) waktu setempat. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Militer AS menewaskan empat orang dalam serangan rudal di perairan Pasifik timur pada Selasa, 14 April lalu.
  • SOUTHCOM mengeklaim serangan menargetkan kapal penyelundup narkoba tanpa menyertakan bukti intelijen yang terverifikasi kepada publik.
  • Operasi militer ini menuai kritik karena dianggap sebagai pembunuhan di luar proses hukum oleh pakar internasional.

Suara.com - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan mematikan di perairan Pasifik timur, Selasa (14/4) waktu setempat.

Serangan itu menewaskan empat orang. Menurut laporan Al Jazeera, aksi kemarin itu menjadi erangan keempat dalam empat hari terakhir yang menargetkan kapal-kapal di wilayah tersebut.

Komando Selatan AS (SOUTHCOM) menuding para korban adalah anggota kelompok Narcoteroris. Namun, pihak SOUTHCOM tidak memberikan bukti valid dan terverifikasi.

Dalam pernyataannya, SOUTHCOM mengklaim serangan dilakukan berdasarkan intelijen yang menyebut kapal tersebut berada di jalur perdagangan narkoba.

Sebuah video yang dirilis menunjukkan kapal bermesin tempel dihantam rudal hingga meledak menjadi bola api besar.

Hingga kini, rincian intelijen yang digunakan sebagai dasar serangan belum diungkap ke publik.

Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan mematikan di perairan Pasifik timur, Selasa (14/4) waktu setempat. [Tangkap layar X]
Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan mematikan di perairan Pasifik timur, Selasa (14/4) waktu setempat. [Tangkap layar X]

Serangan terbaru ini menambah panjang daftar korban tewas akibat operasi militer AS di perairan internasional.

Sejak September, sedikitnya 175 orang dilaporkan tewas setelah Presiden Donald Trump memerintahkan operasi untuk menekan penyelundupan narkoba dari Amerika Latin ke AS.

Dalam beberapa hari terakhir, eskalasi terlihat signifikan.

baca juga

Dua orang tewas dalam serangan Senin, sementara lima lainnya tewas dalam dua serangan terpisah pada Sabtu.

Namun, operasi ini menuai kritik tajam dari pakar hukum internasional dan kelompok HAM.

Mereka menilai serangan tersebut sebagai pembunuhan di luar proses hukum atau extrajudicial killings di perairan internasional.

Efektivitas operasi ini juga dipertanyakan. Sejumlah analis menilai jalur utama masuknya narkoba seperti fentanyl ke AS justru melalui darat dari Meksiko, bukan lewat laut terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×