Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Galih Prasetyo | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat setelah negosiasi tingkat tinggi di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. [Tangkap layar X]
  • Menlu Iran Abbas Araghchi melaporkan perkembangan negosiasi gencatan senjata dengan AS kepada Menlu Turki Hakan Fidan, Selasa (15/4).
  • Iran menyebut tuntutan berlebihan Amerika Serikat menjadi penyebab utama kebuntuan perundingan yang sebelumnya dimediasi oleh pihak Pakistan.
  • Kedua negara menekankan pentingnya langkah diplomatik untuk meredakan konflik di Timur Tengah serta mencegah eskalasi kekerasan yang meluas.

Suara.com - Pemerintah Iran mengungkap perkembangan terbaru terkait gencatan senjata sementara dan negosiasi dengan Amerika Serikat kepada Turki.

Komunikasi ini terjadi di tengah upaya meredakan konflik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi seperti dikutip dari Tasnim News Agency, menyampaikan hal tersebut dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, Selasa (15/4).

Abbas Araghchi menjelaskan progres pembicaraan yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang terus memanas.

Araghchi menilai serangan militer AS dan Israel terhadap Iran sebagai pelanggaran serius terhadap perdamaian global.

“Ini adalah kejahatan terang-terangan terhadap perdamaian dan keamanan dunia,” ujarnya, seraya mendesak komunitas internasional dan PBB untuk bertindak.

Araghchi juga menekankan perlunya akuntabilitas terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

Seyyed Abbas Araghchi. [Ist]
Seyyed Abbas Araghchi. [Ist]

Menurutnya, negara-negara dunia harus mengecam dan menghukum pelaku serta pihak yang memicu konflik tersebut.

Selain itu, Iran menyoroti meningkatnya serangan Israel di Lebanon.

Araghchi menegaskan dukungan penuh Teheran terhadap perlawanan sah rakyat Lebanon menghadapi agresi yang terjadi.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan dukungan Ankara terhadap berbagai inisiatif perdamaian di kawasan.

Fidan menegaskan pentingnya langkah diplomatik untuk menghentikan konflik yang semakin meluas.

Fidan juga mengingatkan semua pihak agar waspada terhadap potensi upaya yang dapat memperburuk stabilitas kawasan.

Fidan menilai penting untuk mencegah normalisasi pelanggaran hukum dan tindakan kekerasan di Timur Tengah.

Sebelumnya, Pemerintah Iran menyalahkan Amerika Serikat atas gagalnya kesepakatan dalam perundingan terbaru yang dimediasi Pakistan di Islamabad.

Araghchi menilai tuntutan Washington yang berlebihan serta sikap yang berubah-ubah menjadi penyebab utama kebuntuan.

Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot, Araqchi mengungkapkan bahwa Iran telah masuk ke meja perundingan dengan itikad baik.

“Meskipun ada kemajuan di banyak isu, tuntutan berlebihan dan perubahan sikap pihak Amerika menghalangi tercapainya kesepakatan,” ujarnya.

Araghchi juga menegaskan bahwa Iran tetap berhati-hati dalam bernegosiasi mengingat rendahnya tingkat kepercayaan terhadap AS.

Meski demikian, Teheran mengklaim telah menunjukkan pendekatan yang bertanggung jawab selama proses dialog berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Terkini

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:34 WIB

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:18 WIB

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:43 WIB

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB