BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
Ilustrasi aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz [Unsplash/Hisham]
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz bagi kapal komersial pada Jumat, 17 April 2026.
  • Pembukaan jalur maritim tersebut memicu penguatan bursa saham global serta penurunan harga minyak mentah secara signifikan.
  • Presiden Donald Trump menegaskan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran tetap berlaku hingga kesepakatan damai tercapai.

Suara.com - Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan bahwa Selat Hormuz, jalur perdagangan maritim paling krusial di dunia, telah dinyatakan "terbuka sepenuhnya" bagi kapal komersial.

Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Jumat (17/4/2026), sebagai langkah yang sejalan dengan dimulainya gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Araghchi menyatakan bahwa kapal-kapal komersial kini diperbolehkan melintas melalui rute yang telah dikoordinasikan.

Kabar pembukaan kembali jalur yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia ini langsung memicu penguatan bursa saham global dan penurunan harga minyak mentah, meredakan kekhawatiran akan guncangan energi yang sempat diperingatkan oleh Badan Energi Internasional (IEA).

Bahkan, harga minyak mentah dunia (Crude Oil) anjlok 12% dan tertahan di angka USD 82. Sedangkan harga minyak Brent juga turun dan berada di kisaran USD 88.

Blokade Amerika Serikat Tetap Berlanjut

Meskipun menyambut baik pembukaan jalur tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berada dalam "kekuatan penuh" (in full force).

Melalui platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa blokade tidak akan dicabut hingga tercapai kesepakatan damai yang komprehensif.

"Blokade akan berlanjut sampai transaksi kami dengan Iran selesai 100%," tegas Trump, merujuk pada negosiasi terkait program nuklir Iran dan poin-poin krusial lainnya yang hingga kini masih menemui jalan buntu.

Trump juga mengungkapkan bahwa dengan bantuan AS, Iran tengah berupaya membersihkan ranjau-ranjau laut yang tersebar di selat tersebut guna menjamin keamanan navigasi.

Gencatan Senjata Israel-Lebanon yang Rapuh

Pembukaan Selat Hormuz terjadi di tengah gencatan senjata selama 10 hari antara militer Israel dan kelompok Hezbollah di Lebanon.

Trump mengeklaim bahwa pihak AS telah "melarang" Israel untuk melanjutkan pengeboman di Lebanon, dengan menyatakan bahwa konflik ini sudah seharusnya berakhir.

Di Beirut, warga merayakan dimulainya gencatan senjata dengan tembakan ke udara. Ribuan keluarga yang mengungsi mulai bergerak kembali ke Lebanon selatan meskipun kondisi desa-desa mereka telah hancur. Namun, situasi di lapangan tetap tegang:

  • Kehadiran Militer: Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan pasukannya tidak akan menarik diri dan akan tetap menguasai "zona keamanan" sejauh 10 kilometer dari perbatasan.
  • Sikap Hezbollah: Kelompok Hezbollah menyatakan tetap bersiaga dengan "jari di atas pelatuk" dan menegaskan hak rakyat Lebanon untuk melawan pendudukan Israel.
  • Pelanggaran Udara: Penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) melaporkan adanya pelanggaran ruang udara dan serangan artileri oleh Israel di wilayah selatan, meskipun tidak ada serangan udara besar yang teramati sejak tengah malam.

Data Korban Jiwa dan Krisis Kemanusiaan

Dikutip via NBC, konflik yang meletus sejak akhir Februari 2026 ini telah menelan korban jiwa yang sangat besar di berbagai wilayah:

Iran: Lebih dari 3.300 orang tewas akibat serangan udara AS dan Israel.

Lebanon: Lebih dari 2.100 orang kehilangan nyawa.

Israel: 23 orang dilaporkan tewas.

Negara Teluk: 32 korban jiwa tercatat di negara-negara Arab Teluk.

Amerika Serikat: 13 personel militer tewas dalam tugas, ditambah dua kematian akibat penyebab non-tempur.
Upaya Diplomasi Internasional

Gencatan senjata di Lebanon merupakan hasil dari diplomasi intensif yang melibatkan duta besar Israel dan Lebanon di Washington, serta koordinasi langsung antara Trump dan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.

Ini menandai pembicaraan diplomatik langsung pertama antara kedua negara dalam beberapa dekade terakhir.

Di sisi lain, Panglima Angkatan Darat Pakistan turut berperan aktif dalam memediasi perpanjangan gencatan senjata melalui pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran.

Para mediator kini berfokus pada tiga isu utama guna mencapai stabilitas permanen: program nuklir Teheran, jaminan keamanan permanen di Selat Hormuz, serta kompensasi atas kerusakan akibat perang.

Presiden AS Trump mengindikasikan kemungkinan perpanjangan gencatan senjata jika kedua belah pihak menunjukkan kemajuan signifikan menuju kesepakatan final.

"Jika kita sudah dekat dengan kesepakatan, apakah saya akan memperpanjangnya? Ya, saya akan melakukannya," pungkas Trump.


Peringatan: Situasi di Selat Hormuz dan perbatasan Lebanon-Israel tetap dinamis. Pelaku industri maritim dan energi diimbau untuk tetap mengikuti protokol keamanan ketat selama masa transisi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Rupiah Sentuh Level Terendah Lagi Rp 17.188/USD

Rupiah Sentuh Level Terendah Lagi Rp 17.188/USD

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:44 WIB

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 15:53 WIB

Bahlil Beri Sinyal Harga BBM Nonsubsidi Naik Bulan Depan?

Bahlil Beri Sinyal Harga BBM Nonsubsidi Naik Bulan Depan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:46 WIB

Terkini

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:37 WIB

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:26 WIB

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:23 WIB

NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi

NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:17 WIB

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:15 WIB

TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena

TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:06 WIB

Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah

Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:02 WIB

Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?

Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:00 WIB

Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya

Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:59 WIB

Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax

Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:51 WIB