Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 11:51 WIB
Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak
Tragedi kemanusiaan melanda pusat kota Kyiv saat aksi penembakan brutal secara acak merenggut nyawa enam warga sipil. (CNN)
baca 10 detik
  • Enam warga sipil tewas dalam aksi teror penembakan massal di sebuah supermarket Kyiv.

  • Pelaku kelahiran Moskow tewas diterjang peluru pasukan khusus setelah menyandera sejumlah pengunjung toko.

  • Presiden Zelensky memerintahkan investigasi mendalam terhadap motif pelaku dan kegagalan respons oknum polisi.

Situasi mencekam ini sempat membuat komunikasi dengan pelaku buntu karena pria tersebut menolak untuk berinteraksi dengan negosiator.

Petugas negosiator polisi menyatakan bahwa pelaku sama sekali tidak memberikan respons atau tuntutan apa pun selama pengepungan berlangsung.

Setelah 40 menit tanpa kepastian, unit respons cepat dari Kepolisian Nasional meluncurkan serangan taktis untuk melumpuhkan ancaman tersebut.

Kontak tembak tidak terhindarkan ketika pelaku mencoba melawan petugas saat akan ditangkap di dalam area perbelanjaan.

"Setiap detail harus diperiksa, penyelidik sedang bekerja dengan beberapa teori," tegas Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menanggapi perkembangan kasus ini.

Zelensky juga mengonfirmasi bahwa empat orang yang sempat disandera di dalam toko berhasil diselamatkan tanpa luka tambahan.

Evaluasi Kinerja Aparat Penegak Hukum

Selain fokus pada pengejaran motif pelaku, internal kepolisian Ukraina kini menghadapi sorotan tajam terkait perilaku personel di lapangan.

Sebuah rekaman video yang beredar memperlihatkan sejumlah petugas justru melarikan diri dari lokasi saat suara tembakan pertama kali terdengar.

baca juga

Ivan Vyhivskyi selaku Kepala Kepolisian Nasional Ukraina langsung menginstruksikan pemeriksaan menyeluruh terhadap perilaku tidak terpuji para anggotanya.

Ketegasan diambil dengan menonaktifkan sementara para petugas yang terlibat sambil menunggu hasil investigasi internal selesai dilakukan.

Gema kegagalan prosedur ini membuat Yevhen Zhukov, kepala polisi patroli Kyiv, memilih untuk melepaskan jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Penembakan massal merupakan peristiwa yang sangat langka di Ukraina meskipun kepemilikan senjata api di kalangan warga cukup tinggi.

Pelaku diketahui pernah tinggal lama di wilayah Donetsk dan memiliki rekam jejak kriminal di masa lalunya sebelum beraksi di Kyiv.

Keanehan muncul saat apartemen tempat tinggal resmi pelaku dilaporkan terbakar hampir bersamaan dengan waktu dimulainya serangan di jalanan.

Sejarah mencatat bahwa sejak kemerdekaannya, Ukraina sangat jarang menghadapi insiden kekerasan sipil berskala besar seperti yang terjadi akhir pekan ini.

Kasus ini menjadi ujian bagi stabilitas domestik Kyiv di saat fokus nasional sedang terbagi pada konflik pertahanan negara yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 11:22 WIB

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

News | Senin, 20 April 2026 | 10:29 WIB

Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024

Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024

News | Senin, 20 April 2026 | 10:21 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×