7 Fakta Pilu Bocah 4 Tahun di Kediri Tewas Dianiaya Nenek: Pendarahan Ginjal Hingga Alibi Bohong!

Vania Rossa

Senin, 20 April 2026 | 13:08 WIB
7 Fakta Pilu Bocah 4 Tahun di Kediri Tewas Dianiaya Nenek: Pendarahan Ginjal Hingga Alibi Bohong!
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota menetapkan seorang nenek berusia 64 tahun berinisial S sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak yang menyebabkan salah satu korban berusia empat tahun meninggal dunia. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Seorang nenek berinisial S di Kelurahan Ngronggo, Kediri, ditetapkan sebagai tersangka atas kematian cucunya, MAM, pada Rabu (15/4/2026).
  • Tersangka menganiaya korban menggunakan kayu dan pipa besi hingga menyebabkan pendarahan ginjal fatal karena emosi saat korban menolak tidur.
  • Polres Kediri Kota menjerat tersangka dengan UU Perlindungan Anak dan UU PKDRT dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara.

Suara.com - Kota Kediri berduka. Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Kelurahan Ngronggo, di mana seorang bocah mungil berinisial MAM (4) harus meregang nyawa secara tragis pada Rabu (15/4/2026). Ironisnya, pelaku utama di balik kematian korban adalah nenek kandungnya sendiri, S (64), yang kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, memastikan bahwa proses hukum berjalan transparan dengan dukungan dua alat bukti sah: keterangan saksi dan hasil visum medis.

Berikut adalah 7 fakta pilu yang mengungkap tabir gelap di balik penganiayaan maut tersebut:

1. Dipicu Masalah Sepele: Tolak Makan dan Tidur

Kemarahan tersangka meledak hanya karena hal remeh. Pada siang hari kejadian, S meminta korban dan dua saudaranya untuk makan serta tidur siang. Penolakan dari sang cucu memicu emosi tak terkendali yang berujung pada aksi kekerasan fisik beruntun.

2. Penganiayaan Sadis dengan Kayu dan Pipa

Bukan sekadar kemarahan biasa, tersangka melampiaskan emosinya menggunakan peralatan rumah tangga. Berdasarkan penyidikan, S memukul korban menggunakan kayu dan pipa besi. Selain senjata tumpul, korban juga mengalami cubitan keras di bagian wajah.

3. Upaya Korban Bersembunyi di Dapur

Fakta yang sangat menyayat hati adalah saat MAM yang ketakutan sempat mencoba melarikan diri ke area dapur untuk mencari perlindungan. Namun, tersangka tetap mengejar dan tidak menghentikan aksinya hingga korban tak berdaya.

baca juga

4. Ditemukan Sang Ibu dalam Kondisi Kaku

Tragedi ini baru terungkap sekitar pukul 16.30 WIB saat ibu korban, RI, pulang kerja. Ia menemukan anaknya sudah terbujur kaku di lantai dapur. Penemuan ini diperkuat oleh kecurigaan sepupu korban, R, yang terbangun dan melihat MAM sudah tidak bergerak.

5. Alibi Bohong Tersangka

Awalnya, S mencoba bersandiwara dengan mengaku tidak tahu-menahu penyebab kematian cucunya. Namun, polisi tidak terkecoh oleh gelagat tersangka dan kejanggalan pada tubuh korban. Setelah dikonfrontasi dengan bukti fisik, S akhirnya mengakui perbuatannya.

6. Hasil Autopsi: Pendarahan Ginjal yang Fatal

Tim dokter forensik RS Bhayangkara Kediri menemukan fakta mengerikan. Meskipun tidak ada luka terbuka, benturan benda tumpul menyebabkan pendarahan hebat di rongga perut hingga merusak organ ginjal. Pendarahan inilah yang menjadi penyebab utama kematian MAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SLG Itu Tempat Saya Merasa Jadi Orang Paris dengan Dompet Orang Kediri

SLG Itu Tempat Saya Merasa Jadi Orang Paris dengan Dompet Orang Kediri

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 13:25 WIB

Taman Hutan Joyoboyo Kediri: Tempat Tenang saat Keramaian Terasa Melelahkan

Taman Hutan Joyoboyo Kediri: Tempat Tenang saat Keramaian Terasa Melelahkan

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 11:15 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB

Terkini

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak

Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia

JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jebakan Scrolling: Saat Media Sosial Mengambil Ruang bagi Kreativitas Kita

Jebakan Scrolling: Saat Media Sosial Mengambil Ruang bagi Kreativitas Kita

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Rupiah Bangkit Lawan Dolar AS Imbas Sentimen Domestik Membaik

Rupiah Bangkit Lawan Dolar AS Imbas Sentimen Domestik Membaik

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:56 WIB

Selamat Jalan Sang Pionir: M Basri Arsitek di Balik Mahkota Pertama Singo Edan Berpulang

Selamat Jalan Sang Pionir: M Basri Arsitek di Balik Mahkota Pertama Singo Edan Berpulang

Malang | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:49 WIB

Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi

Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:48 WIB

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Mentah Melonjak ke 96 Dolar AS

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Mentah Melonjak ke 96 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:46 WIB

Heboh TNI-Polri Ikut Awasi Pajak, Bos DJP: Jangan Digoreng-goreng!

Heboh TNI-Polri Ikut Awasi Pajak, Bos DJP: Jangan Digoreng-goreng!

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:41 WIB

Bukan Sekadar Biji: Ambisi Lampung Menjadi Kiblat Cokelat Premium Dunia

Bukan Sekadar Biji: Ambisi Lampung Menjadi Kiblat Cokelat Premium Dunia

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:40 WIB

×