- Pemerintah China menuding Amerika Serikat sebagai penyebab utama krisis nuklir Iran akibat penarikan diri dari kesepakatan JCPOA tahun 2018.
- Kementerian Luar Negeri China mengkritik serangan militer AS dan Israel terhadap Iran yang terjadi antara 2025 hingga awal 2026.
- China menolak bergabung dalam perundingan pengendalian senjata nuklir trilateral karena menilai jumlah hulu ledaknya jauh lebih kecil daripada AS.
China menegaskan pihaknya tetap menjalankan kebijakan penahanan maksimum dalam pengembangan senjata nuklir.
Beijing juga mengkritik sistem pertahanan rudal AS yang dikenal sebagai Golden Dome, yang dinilai dapat merusak stabilitas strategis global.