- Presiden Prabowo Subianto berencana menambah jumlah konser musisi K-Pop di Indonesia pasca kunjungan kerja ke Korea Selatan.
- Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan menyepakati kerja sama strategis komprehensif serta kesepakatan dagang senilai 10 miliar dolar AS.
- Presiden Prabowo bertemu personel grup K-Pop asal Indonesia, Carmen, saat jamuan makan siang kenegaraan di Blue House.
Suara.com - Bagi penggemar K-Pop, tampaknya harus lebih sering menyisihkan uang untuk membeli tiket konser. Sebab, Presiden Prabowo Subianto berkeinginan meningkatkan jumlah konser untuk para musisi asal Korea Selatan di Indonesia.
Keinginan kepala negara itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono saat memaparkan hasil kunjungan Prabowo ke Korea Selatan pada akhir Maret 2026.
Sugiono menyampaikan dalam kunjungan ke Korea Selatan, tercapai kesepakatan dagang sebesar 10 miliar dolar AS.
"Dan kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, ini khusus untuk penggemar K-Pop, Bapak Presiden berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop," kata Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Sugiono mengungkapkan dirinya baru mengetahui ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anggota girl band K-Pop.
"Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu Pak KSP, personel dari grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance, Bapak/Ibu sekalian," kata Sugiono.
"Tapi tentu saja sekali lagi, kunjungan ini adalah merupakan suatu kunjungan di mana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dari hubungan kita dengan berbagai negara di dunia," sambungnya.
Bertemu Carmen Hearts2Hearts
Pada sela-sela kunjungannya ke Korea Selatan, Kamis (1/4), Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri bertemu Carmen, anggota asal Indonesia di grup K-pop Hearts2Hearts.
Melalui unggahan Instagram di akun resmi Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Lee dan Prabowo terlihat tersenyum di sisi kiri dan kanan Carmen dalam momen yang diabadikan melalui foto bersama.
Tidak hanya tersenyum, Prabowo, Carmen, dan Lee kompak melakukan simbol jari hati (finger heart), sebuah pose yang umum digunakan para idola K-pop bagi para penggemarnya.
Carmen, yang bernama lengkap Nyoman Ayu Carmenita, merupakan warga negara Indonesia (WNI) pertama yang berhasil debut di bawah naungan SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan.
Pada kesempatan itu, Carmen hadir sebagai salah satu tamu dalam jamuan makan siang kenegaraan Indonesia dan Korea Selatan yang digelar di Blue House. Acara ini merupakan salah satu rangkaian agenda kunjungan resmi Prabowo ke Korea Selatan.
Dalam kunjungan kenegaraan ini, Prabowo dan Lee sepakat meningkatkan kerja sama bilateral melalui kemitraan strategis komprehensif khusus (special comprehensive strategic partnership), di mana Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia yang memiliki kemitraan tersebut dengan Korea Selatan.
Selain itu, Prabowo juga menyaksikan pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Indonesia dan Korea Selatan, serta menerima penghargaan kehormatan tertinggi “The Grand Order of Mugunghwa” dari Pemerintah Korea Selatan.