Kritik Dibalas Represif Aparat, Amnesty Ungkap Wajah Suram Kebebasan Sipil RI

Galih Prasetyo

Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB
Kritik Dibalas Represif Aparat, Amnesty Ungkap Wajah Suram Kebebasan Sipil RI
Massa berunjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa]
baca 10 detik
  • Amnesty International melaporkan penurunan kebebasan berekspresi dan peningkatan praktik otoritarian di Indonesia selama masa pemerintahan Prabowo Subianto.
  • Aparat keamanan menggunakan kekerasan berlebihan dalam merespons aksi demonstrasi massa yang mengakibatkan ribuan warga ditangkap dan terluka.
  • Pelanggaran HAM meliputi intimidasi terhadap masyarakat adat, diskriminasi kelompok minoritas, serta pelemahan komitmen kebijakan transisi energi ramah lingkungan.

Suara.com - Organisasi HAM sedunia, Amnesty International merilis laporan terbaru mengenai kondisi hak asasi manusia di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Dalam laporan yang dirilis, Senin (20/4) waktu setempat di London, Amnesty International menyoroti kondisi hak asasi manusia di Indonesia yang dinilai memburuk, terutama dalam hal kebebasan berekspresi dan berkumpul.

Dalam laporan terbarunya, organisasi tersebut menyebut praktik otoritarian meningkat seiring penindasan terhadap suara kritis.

"Pada tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto, gelombang protes terjadi di berbagai daerah. Demonstrasi dipicu oleh kenaikan biaya hidup, kebijakan anggaran, serta perluasan peran militer dalam urusan sipil melalui revisi undang-undang," ulas laporan Amnesty International, Selasa (21/4).

Laporan Amnesty International juga menyingung perihal kasus band Sukatani dari Purbalingga. Lagu mereka yang mengkritik dugaan korupsi polisi ditarik dari platform, disertai permintaan maaf setelah tekanan dari aparat.

Foto band Sukatani (instagram.com/dugtrax)
Foto band Sukatani (instagram.com/dugtrax)

Dalam laporan yang sama, Amnesty International menyoroti fenomena ksi simbolik penggunaan bendera bajak laut yang terinspirasi dari anime One Piece viral di media sosial jelang peringatan kemerdekaan 17 Agustus beberapa waktu lalu.

"Aparat merespons dengan razia dan ancaman hukum terhadap warga yang dianggap melecehkan simbol negara," tulis laporan Amnesty International.

Amnesty juga menyoroti penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat dalam merespons aksi massa.

Dalam sejumlah demonstrasi, polisi disebut menggunakan gas air mata, peluru karet, hingga meriam air untuk membubarkan massa.

baca juga

Insiden di Papua Barat menjadi sorotan serius. Aksi protes terkait isu Papua dibubarkan dengan kekerasan, menyebabkan korban luka dan satu orang meninggal dunia setelah aparat melepaskan tembakan dan gas air mata.

Sepanjang tahun, ribuan orang dilaporkan ditangkap dalam berbagai aksi demonstrasi di Indonesia.

Amnesty mencatat lebih dari 4.000 orang ditahan, dengan ratusan lainnya mengalami kekerasan fisik selama penanganan aksi.

Kelompok masyarakat adat juga menghadapi tekanan, terutama terkait proyek pembangunan dan tambang.

Di Merauke dan Halmahera, warga dilaporkan mengalami intimidasi hingga kriminalisasi saat menolak proyek yang berdampak pada lingkungan dan tanah adat mereka.

Selain itu, kebebasan beragama juga menjadi perhatian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global

Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:20 WIB

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

News | Senin, 20 April 2026 | 19:59 WIB

Pigai Ungkap 15 Warga Tewas di Papua, Minta Pelaku Segera Diungkap

Pigai Ungkap 15 Warga Tewas di Papua, Minta Pelaku Segera Diungkap

News | Senin, 20 April 2026 | 19:15 WIB

15 warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Pigai: Pelaku Sudah Diketahui, Jangan Sembunyi!

15 warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Pigai: Pelaku Sudah Diketahui, Jangan Sembunyi!

News | Senin, 20 April 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Minta Ahli Kampus Ikut Garap Tanggul Laut Raksasa, Pantura Jadi Titik Awal

Prabowo Minta Ahli Kampus Ikut Garap Tanggul Laut Raksasa, Pantura Jadi Titik Awal

News | Senin, 20 April 2026 | 19:06 WIB

LNHAM Bongkar Dugaan Penyiksaan Massa Aksi Agustus 2025: Wajah Dilumuri Cabai dan Gigit Lonceng

LNHAM Bongkar Dugaan Penyiksaan Massa Aksi Agustus 2025: Wajah Dilumuri Cabai dan Gigit Lonceng

News | Senin, 20 April 2026 | 17:42 WIB

Terkini

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Pendapatan BUMI Diproyeksi Tembus US$1,62 Miliar di 2026, Ini Pendorongnya

Pendapatan BUMI Diproyeksi Tembus US$1,62 Miliar di 2026, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham

Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Heaven Scent Si Fiola Dupe Parfum Apa? Ini Aroma dan Ketahanannya

Heaven Scent Si Fiola Dupe Parfum Apa? Ini Aroma dan Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Teken MoU, Polri dan Gekrafs Sepakat Lindungi Karya Pelaku Ekonomi Kreatif

Teken MoU, Polri dan Gekrafs Sepakat Lindungi Karya Pelaku Ekonomi Kreatif

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:34 WIB

BSI Dorong Investasi SDM Lewat Beasiswa

BSI Dorong Investasi SDM Lewat Beasiswa

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Lee Jin Uk Konfirmasi Gabung Lim Yoona dalam Remake Drama Jepang Unnatural

Lee Jin Uk Konfirmasi Gabung Lim Yoona dalam Remake Drama Jepang Unnatural

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Bedak Mirabella Apakah Sudah BPOM? Cek Status Izin Edarnya

Bedak Mirabella Apakah Sudah BPOM? Cek Status Izin Edarnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Dari 'Sus' hingga 'Delulu': Apakah Bahasa Gaul Mengancam Bahasa Indonesia?

Dari 'Sus' hingga 'Delulu': Apakah Bahasa Gaul Mengancam Bahasa Indonesia?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:18 WIB

×