Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul

Bangun Santoso

Rabu, 22 April 2026 | 19:58 WIB
Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono. (Suara.com/Bagaskara)
  • Presiden Prabowo berencana meningkatkan frekuensi konser grup K-pop di berbagai kota besar Indonesia guna mendukung ekonomi kreatif.
  • Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan rencana tersebut setelah kunjungan kenegaraan ke Seoul, Korea Selatan, pada April 2026.
  • Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan kesepakatan ekonomi senilai Rp173 triliun melalui nota kesepahaman dengan pelaku usaha Korea Selatan.

Suara.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar musik Korea atau K-pop di tanah air.

Dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Seoul, Korea Selatan, Presiden Prabowo mengungkapkan rencana strategis untuk memperbanyak intensitas gelaran konser grup idola asal Negeri Ginseng tersebut di berbagai kota besar di Indonesia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengonfirmasi bahwa rencana tersebut muncul sebagai bagian dari hasil pembicaraan mendalam selama kunjungan kerja di Korea Selatan.

Pemerintah melihat antusiasme besar masyarakat Indonesia terhadap industri hiburan Korea sebagai peluang untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di dalam negeri.

"Kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan ini khusus untuk penggemar K-pop, berencana untuk meningkatkan jumlah konser," kata Menlu Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Peningkatan jumlah konser ini diharapkan tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga menjangkau kota-kota besar lainnya untuk memenuhi dahaga para penggemar yang jumlahnya terus meningkat pesat di Indonesia.

Salah satu momen ikonik dalam kunjungan tersebut adalah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Carmen, salah satu personel grup K-pop Hearts2Hearts (H2H).

Pertemuan yang berlangsung di Seoul pada Rabu (1/4) tersebut menjadi simbol kedekatan personal antara pemimpin negara dengan talenta muda Indonesia yang berhasil menembus pasar global.

Carmen, yang memiliki nama lengkap Nyoman Ayu Carmenita, merupakan sosok fenomenal di industri musik saat ini. Ia tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI) pertama yang berhasil debut di bawah naungan SM Entertainment.

Sebagai informasi, SM Entertainment adalah salah satu agensi hiburan raksasa di Korea Selatan yang telah melahirkan grup-grup legendaris seperti Super Junior, Girls' Generation, EXO, hingga NCT.

Momen keakraban tersebut juga terekam dalam unggahan di akun resmi media sosial Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.

Dalam dokumentasi tersebut, Presiden Prabowo, Presiden Lee Jae Myung, dan Carmen tampak kompak melakukan simbol jari hati atau finger heart.

Pose ini merupakan gestur ikonik yang sangat populer di kalangan idola K-pop dan para penggemarnya di seluruh dunia sebagai bentuk ungkapan kasih sayang.

Menlu Sugiono menjelaskan bahwa setiap agenda dalam kunjungan luar negeri Presiden Prabowo, termasuk urusan industri hiburan, memiliki tujuan utama untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.

Diplomasi ini tidak hanya berhenti pada level pertemuan formal antarpejabat negara, tetapi juga menyentuh aspek gaya hidup dan kebutuhan generasi muda.

"Tapi tentu saja, sekali lagi, kunjungan ini adalah merupakan suatu kunjungan di mana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dan hubungan kita dengan berbagai negara di dunia," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Selain membawa angin segar bagi industri hiburan, kunjungan kerja Presiden Prabowo ke beberapa negara di Asia Timur ini juga menghasilkan kesepakatan ekonomi yang sangat signifikan.

Sebelum bertolak ke Seoul, Presiden Prabowo terlebih dahulu mengunjungi Jepang dan berhasil mengamankan komitmen investasi yang fantastis.

Dalam pemaparannya, Menlu Sugiono menyebutkan bahwa di Jepang, Presiden Prabowo menyepakati komitmen investasi sebesar 23,6 miliar dolar AS atau jika dikonversikan mencapai sekitar Rp401 triliun.

Angka ini menunjukkan kepercayaan tinggi investor Jepang terhadap stabilitas ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan baru.

Sementara itu, hasil konkret dari kunjungan di Seoul, Korea Selatan, juga tidak kalah besar. Tercapai kesepakatan berupa penandatanganan berbagai nota kesepahaman (MoU) antarpelaku usaha dari kedua negara.

Total nilai kesepakatan ekonomi tersebut mencapai 10,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp173 triliun.

Kerja sama ekonomi ini mencakup berbagai sektor strategis, namun penguatan di sektor industri kreatif dan pertunjukan musik menjadi salah satu yang paling disorot oleh publik, khususnya kelompok usia produktif.

Dengan adanya dukungan langsung dari level kepala negara, hambatan birokrasi dalam penyelenggaraan acara berskala internasional diharapkan dapat diminimalisir, sehingga Indonesia bisa menjadi destinasi utama tur dunia grup-grup K-pop papan atas di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:51 WIB

Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!

Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:26 WIB

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:56 WIB

Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan

Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap Nabung! Presiden Prabowo Berencana Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Siap-siap Nabung! Presiden Prabowo Berencana Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:45 WIB

Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:02 WIB

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:37 WIB

Terkini

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:46 WIB

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:42 WIB

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:27 WIB

Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa

Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:15 WIB

Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025

Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:10 WIB

Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?

Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:08 WIB

Modus Kencan di Kos Berujung Curas, Motor dan Ponsel Pria Kalideres Raib

Modus Kencan di Kos Berujung Curas, Motor dan Ponsel Pria Kalideres Raib

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:02 WIB

Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru

Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:58 WIB

Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality

Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:58 WIB

PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas

PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:49 WIB