Blokade Militer Amerika Serikat Cegat Kapal Tanker Iran Dekat Perairan Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 10:48 WIB
Blokade Militer Amerika Serikat Cegat Kapal Tanker Iran Dekat Perairan Indonesia
Selat Malaka
  • Amerika Serikat mencegat tiga kapal tanker minyak milik Iran di perairan dekat wilayah Indonesia.

  • Blokade tetap berjalan untuk menekan Iran agar bersedia mengikuti perundingan damai di Pakistan.

  • Penutupan jalur laut ini berdampak signifikan terhadap krisis pasokan energi dan minyak global.

Suara.com - Militer Amerika Serikat secara agresif mencegat tiga kapal tanker berbendera Iran di wilayah perairan yang berbatasan langsung dengan Indonesia.

Langkah ini membuktikan bahwa blokade laut terhadap Teheran tetap berlaku ketat meski Presiden Donald Trump baru saja memperpanjang masa gencatan senjata.

Dikutip dari Reuuters, pencegatan strategis ini sengaja dilakukan di perairan terbuka untuk meminimalisir risiko ancaman ranjau laut yang kerap tersebar di area konflik.

Fokus operasi kini bergeser ke arah Selat Malaka yang diidentifikasi sebagai titik kumpul utama bagi aktivitas pelayaran tanker gelap internasional.

Tindakan tegas ini bertujuan memaksa pihak Teheran untuk bersedia kembali duduk di meja perundingan diplomatik di Islamabad, Pakistan.

Data pelacakan menunjukkan supertanker Deep Sea menjadi salah satu armada utama yang jalurnya dialihkan oleh pasukan keamanan Amerika Serikat.

Selain itu, kapal Sevin yang mengangkut muatan minyak sekitar 65 persen dari kapasitas total juga berhasil diamankan petugas.

Kapal Dorena yang membawa dua juta barel minyak mentah kini berada dalam pengawalan ketat kapal perusak Angkatan Laut AS.

Komando Pusat AS menyatakan bahwa kapal Dorena tertangkap tangan saat berusaha menembus barikade pengamanan di Samudra Hindia.

"Dorena kini berada di bawah pengawalan kapal perusak Angkatan Laut AS di Samudra Hindia setelah mencoba melanggar blokade," tulis pernyataan resmi tersebut.

Petugas militer juga dicurigai telah menghentikan tanker Derya yang sebelumnya gagal melakukan bongkar muat komoditas minyak di wilayah India.

Secara akumulatif, sudah ada 29 unit kapal yang dipaksa putar balik sejak kebijakan blokade pelabuhan Iran ini resmi diimplementasikan.

Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine sebelumnya memang telah memprediksi bahwa Selat Malaka akan menjadi lokasi krusial pencegatan.

Operasi ini memicu balasan dari pihak Iran yang juga menyita dua kapal kontainer di area Selat Hormuz sebagai bentuk protes.

Kondisi tersebut memperparah gangguan pasokan energi global karena Selat Hormuz merupakan jalur bagi seperlima kebutuhan minyak dunia.

Konflik maritim ini merupakan bagian dari perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dalam dua bulan terakhir.

Pengawasan ketat di perairan dekat Indonesia dilakukan karena Selat Malaka menjadi jalur alternatif bagi tanker gelap pembawa minyak ilegal dari negara yang terkena sanksi.

Meskipun gencatan senjata diperpanjang, situasi di lapangan tetap memanas seiring belum adanya kepastian mengenai jadwal perundingan damai kedua belah pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:30 WIB

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:21 WIB

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

Terkini

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:52 WIB

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:38 WIB

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15 WIB

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:14 WIB

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:12 WIB

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:42 WIB

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:04 WIB

JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini

JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:27 WIB

Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja

Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:37 WIB