Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 April 2026 | 13:46 WIB
Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati
ILUSTRASI demonstran di Iran. [AFP]
baca 10 detik
  • Delapan wanita Iran batal dieksekusi mati setelah Donald Trump melakukan intervensi melalui diplomasi publik.

  • Iran membantah klaim hukuman mati tersebut dan menyebut pernyataan Trump sebagai berita bohong.

  • Kasus ini menjadi sorotan utama di tengah negosiasi gencatan senjata antara AS dan Iran.

Suara.com - Intervensi diplomatik Donald Trump melalui platform digital berhasil mengubah nasib delapan tahanan wanita yang terancam hukuman mati di Iran.

Langkah ini menjadi sinyalemen kuat mengenai pengaruh tekanan publik Amerika Serikat terhadap kebijakan internal otoritas hukum di Teheran.

Dikutip dari FOX, pembatalan hukuman mati ini muncul tepat saat kedua negara bersiap memasuki meja perundingan terkait perpanjangan masa gencatan senjata.

Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)
Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)

Trump secara terbuka mengaitkan pembebasan para aktivis tersebut sebagai modal awal yang positif bagi keberlangsungan negosiasi bilateral.

Kabar ini menjadi angin segar bagi aktivis hak asasi manusia internasional yang memantau ketat krisis hukum di Iran.

Empat dari total delapan perempuan tersebut dilaporkan akan segera menghirup udara bebas dalam waktu dekat.

Sementara itu, empat orang lainnya dijadwalkan tetap menjalani masa kurungan penjara selama satu bulan ke depan.

"Kabar yang sangat bagus! Saya baru saja mendapat informasi bahwa delapan pengunjuk rasa wanita yang akan dieksekusi malam ini di Iran tidak akan lagi dibunuh," ujar Trump.

Presiden Amerika Serikat tersebut juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas keputusan yang diambil oleh para petinggi negara tersebut.

baca juga

"Saya sangat menghargai bahwa Iran, dan para pemimpinnya, menghormati permintaan saya," tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.

Tensi Diplomatik di Balik Meja Negosiasi

Sebelumnya, Trump sempat menegaskan bahwa tindakan kemanusiaan terhadap tahanan wanita akan memberikan keuntungan bagi posisi Iran saat berunding.

Ia secara spesifik meminta para pemimpin Iran untuk tidak melukai para demonstran demi menjaga iklim komunikasi yang baik.

"Kepada para pemimpin Iran, yang akan segera berunding dengan perwakilan saya: Saya akan sangat menghargai pembebasan wanita-wanita ini," tutur Trump Selasa lalu.

Ia menambahkan keyakinannya bahwa pihak Teheran akan menghormati itikad baik yang telah ditunjukkan melalui permohonan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:42 WIB

Konflik Selat Hormuz Berlanjut, Iran Tegaskan Gencatan Senjata Tidak Berlaku Selama Ada Blokade AS

Konflik Selat Hormuz Berlanjut, Iran Tegaskan Gencatan Senjata Tidak Berlaku Selama Ada Blokade AS

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:01 WIB

Siapa Paolo Zampolli? Utusan Khusus Trump yang Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Siapa Paolo Zampolli? Utusan Khusus Trump yang Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina

Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:37 WIB

Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini

Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:36 WIB

Tegang! Mahasiswa UINSA Usir Polisi dan TNI dari Kampus, Desak Rektor Mundur

Tegang! Mahasiswa UINSA Usir Polisi dan TNI dari Kampus, Desak Rektor Mundur

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:34 WIB

Misterius, Nusron Wahid Menghilang Usai Empat Orang Dekat Ditangkap KPK

Misterius, Nusron Wahid Menghilang Usai Empat Orang Dekat Ditangkap KPK

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:33 WIB

Isi Surat Terbuka Sarwendah ke Kubu Ruben Onsu soal Anak

Isi Surat Terbuka Sarwendah ke Kubu Ruben Onsu soal Anak

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 11:32 WIB

Mengapa Nasi di Magic Com Cepat Mengering dan Mengeras di Bagian Pinggir? Ini Penyebabnya

Mengapa Nasi di Magic Com Cepat Mengering dan Mengeras di Bagian Pinggir? Ini Penyebabnya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:30 WIB

Rela Bawa Rantang ke Restoran, Luna Maya Ungkap Gaya Hidup Agar Lebih Ramah Lingkungan

Rela Bawa Rantang ke Restoran, Luna Maya Ungkap Gaya Hidup Agar Lebih Ramah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:30 WIB

Lewat Web Series Penghuni Rumah Warisan, SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Lewat Web Series Penghuni Rumah Warisan, SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:28 WIB

Kemarau Ekstrem Intai Jakarta, DPRD DKI Dorong Desalinasi Air Laut Jadi Air Bersih

Kemarau Ekstrem Intai Jakarta, DPRD DKI Dorong Desalinasi Air Laut Jadi Air Bersih

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:26 WIB

Panik di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang: Tas Penumpang Tiba-tiba Berasap Pekat, Ini Penyebabnya!

Panik di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang: Tas Penumpang Tiba-tiba Berasap Pekat, Ini Penyebabnya!

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:25 WIB

×