Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?

Bangun Santoso

Jum'at, 24 April 2026 | 15:41 WIB
Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?
Wakil Menteri ESDM Yuliot memberi keterangan ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)
  • Kementerian ESDM dan PT PLN melakukan investigasi mendalam akibat pemadaman listrik massal berulang di wilayah Jakarta selama April 2026.
  • Pemerintah meninjau infrastruktur gardu induk di Jakarta karena diduga menjadi penyebab utama terganggunya pasokan energi listrik nasional.
  • Dampak pemadaman melumpuhkan aktivitas perkantoran, rumah tangga, hingga operasional transportasi publik MRT di sejumlah titik pusat bisnis Jakarta.

Suara.com - Kondisi kelistrikan di Ibu Kota Jakarta tengah menjadi sorotan setelah mengalami pemadaman listrik massal sebanyak dua kali dalam kurun waktu satu bulan.

Menanggapi situasi yang meresahkan warga dan pelaku ekonomi ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) langsung mengambil langkah tegas dengan melakukan koordinasi intensif bersama PT PLN (Persero).

Investigasi mendalam kini tengah dilakukan untuk membongkar akar permasalahan yang menyebabkan Jakarta kembali gelap gulita.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, mengonfirmasi bahwa pemerintah tidak tinggal diam melihat gangguan layanan vital ini. Pihaknya telah mengerahkan tim teknis untuk memantau langsung kondisi di lapangan dan mengevaluasi kinerja infrastruktur kelistrikan milik PLN.

Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas pasokan energi di pusat pemerintahan dan ekonomi nasional tidak terus terganggu oleh masalah teknis yang berulang.

“Jadi untuk ini ya saya juga sudah koordinasikan. Tim dari Ditjen (Direktorat Jenderal) Ketenagalistrikan juga sudah melakukan koordinasi dengan PLN itu (mati listrik) penyebabnya apa,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian serius pada insiden ini. Tim dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan saat ini masih berada di berbagai titik strategis untuk melakukan investigasi menyeluruh.

Berdasarkan hasil pemantauan awal, terdapat indikasi kuat bahwa masalah bersumber dari infrastruktur utama. Yuliot mengungkapkan adanya kecurigaan terhadap kondisi peralatan di sejumlah gardu induk yang tersebar di wilayah Jakarta.

Gardu induk merupakan komponen krusial dalam menyalurkan listrik dari pembangkit ke pelanggan, sehingga kerusakan pada bagian ini akan berdampak luas secara instan.

Pemerintah juga membuka peluang untuk melakukan peremajaan infrastruktur jika ditemukan adanya alat yang sudah tidak layak pakai atau mengalami degradasi fungsi.

“Penyebab itu (mati listrik) akan diselesaikan, termasuk kemungkinan pergantian peralatan di beberapa gardu induk,” ujar Yuliot sebagaimana dilansir Antara.

Berdasarkan pantauan pada Kamis (23/4) pagi, pemadaman listrik dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan elit dan pusat bisnis di Jakarta Pusat, seperti Thamrin dan Bendungan Hilir.

Wilayah Jakarta Selatan pun tidak luput dari gangguan, dengan laporan mati listrik di Kuningan, Jagakarsa, hingga Tebet. Selain itu, beberapa daerah di Jakarta Timur juga mengalami nasib serupa, yang mengganggu aktivitas harian warga serta operasional perkantoran.

Kejadian ini memicu kekhawatiran publik karena bukan merupakan insiden pertama di bulan April. Sebelumnya, mati listrik juga sempat melumpuhkan sebagian wilayah Jakarta pada Kamis (9/4).

Pada insiden pertama di tanggal 9 April tersebut, pihak PLN sempat memberikan penjelasan bahwa gangguan bersumber dari sistem di sejumlah gardu induk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Impor Minyak Rusia Hingga 150 Juta Barel, Belum Cukup Sampai Akhir Tahun

Indonesia Impor Minyak Rusia Hingga 150 Juta Barel, Belum Cukup Sampai Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:21 WIB

Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!

Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:24 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini

Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:53 WIB

PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta

PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:01 WIB

Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet

Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:29 WIB

Listrik Mati di Beberapa Wilayah di Jakarta, PLN Konfirmasi Terjadi Gangguan Suplai

Listrik Mati di Beberapa Wilayah di Jakarta, PLN Konfirmasi Terjadi Gangguan Suplai

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 11:55 WIB

Terkini

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:31 WIB

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:21 WIB

Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:05 WIB

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik

Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:42 WIB

Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:36 WIB

Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur

Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:27 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB

Ekonom Sentil Negara Sibuk Biayai Program Besar, Daya Beli Rakyat Dibiarkan Ambruk

Ekonom Sentil Negara Sibuk Biayai Program Besar, Daya Beli Rakyat Dibiarkan Ambruk

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:18 WIB