7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 25 April 2026 | 14:19 WIB
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengunjungi warga Kemayoran pada Jumat, 24 April 2026, untuk menampung aspirasi masyarakat setempat.
  • Tujuh RW di Kemayoran mogok mengikuti Musrenbang akibat ketidakjelasan status lahan yang menghambat perbaikan infrastruktur jalan selama 35 tahun.
  • Pemprov DKI Jakarta berencana membawa permasalahan administratif lahan tersebut ke forum pengambilan keputusan lebih tinggi untuk mencari solusi.

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyambangi warga di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

Dalam kunjungan bertajuk "Bang Doel Nyapa Warga" tersebut, terungkap fakta mengenai aksi mogok warga terhadap agenda perencanaan pembangunan pemerintah.

Sebanyak tujuh Rukun Warga (RW) di wilayah tersebut menyatakan sikap tidak ingin lagi terlibat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Mereka merasa, tidak ada gunanya,” ujar Rano.

Persoalan ini bermuara pada status kepemilikan lahan, yang secara historis merupakan bekas kawasan Bandara Kemayoran.

“Makanya disebut tanah Kebon Kosong. Sebagian mungkin sudah milik Pemprov DKI, tapi sebagian memang milik Setneg (Sekretariat Negara),” tutur pria yang akrab disapa Bang Doel itu.

Ketidakjelasan status tanah berdampak langsung pada mandeknya pembangunan infrastruktur mendasar seperti perbaikan jalan umum.

“Kenapa? Karena ketika mau membetulkan jalan saja, kalau memang bukan lahan kita, itu tidak bisa. Memang sudah begitu regulasi pemerintahannya,” jelas Rano.

Kebuntuan administratif ini dikabarkan telah berlangsung selama hampir tiga setengah dekade.

baca juga

Rano pun terang-terangan mengakui bahwa keresahan warga tersebut merupakan aspirasi yang masuk akal, mengingat kondisi regulasi yang mengikat pemerintah.

“Bener juga, kalau Musrenbang tapi status lahannya tidak jelas, ya percuma,” kata dia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun berencana mengambil langkah taktis untuk mengurai benang kusut yang telah membelit warga Kemayoran selama 35 tahun.

Rano menekankan bahwa persoalan krusial ini akan segera dibahas dalam forum pengambilan keputusan yang lebih tinggi.

“Insyaallah, ini harus segera dirapatkan. Kami akan cari tahu solusinya,” ucap politisi PDIP itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:59 WIB

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:50 WIB

Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024

Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:35 WIB

Terkini

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

Surakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:54 WIB

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:41 WIB

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:39 WIB

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:36 WIB

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:33 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Malang | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:31 WIB

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:28 WIB

×