- Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengancam akan menghancurkan Lebanon akibat terus berlanjutnya serangan kelompok Hizbullah ke wilayah Israel.
- Israel memerintahkan militer merespons tegas setiap pelanggaran kedaulatan meskipun saat ini kedua pihak sedang dalam fase gencatan senjata.
- Presiden Lebanon Joseph Aoun mengupayakan proses diplomasi melalui mediator Amerika Serikat untuk menghentikan konflik yang menelan banyak korban.
Gencatan senjata yang mulai berlaku sejak pertengahan April sempat diperpanjang, namun situasi di lapangan tetap tidak stabil. Israel dan Hizbullah saling menuduh melakukan pelanggaran kesepakatan.
Hizbullah sendiri diketahui melancarkan serangan drone ke posisi militer Israel, baik di Lebanon selatan maupun wilayah utara Israel, yang diklaim sebagai balasan atas pelanggaran berulang oleh pihak Israel.
Di tengah situasi tersebut, Naim Qassem juga menegaskan penolakannya terhadap wacana negosiasi langsung antara Lebanon dan Israel.
Dia menyebut langkah tersebut sebagai dosa besar yang berpotensi mengguncang stabilitas Lebanon.