Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

Bangun Santoso

Rabu, 29 April 2026 | 16:18 WIB
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
Presiden Prabowo Subianto dalam taklimat saat Rapat Kerja Pemerintah dengan Kabinet Merah Putih berserta seluruh Eselon I K/L dan Dirut BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Dok. Bakom RI)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet kelima pada April 2026 sebagai langkah strategis mengukuhkan kendali pemerintahannya.
  • Penunjukan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman sebagai KSP bertujuan menjadi jembatan kompromi antara kubu Prabowo dan mantan Presiden Jokowi.
  • Prabowo menegaskan otoritas kepemimpinannya kepada jajaran birokrasi guna meminimalisir risiko munculnya persepsi dwitunggal atau matahari kembar.

Suara.com - Analis Politik dan Militer Universitas Nasional, Selamat Ginting, menilai perombakan kabinet (reshuffle) kelima yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar penyegaran birokrasi, melainkan langkah strategis untuk mengukuhkan kendali penuh di tengah bayang-bayang pengaruh mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ginting menyebut posisi Prabowo saat ini sedang berada dalam fase transisi yang krusial, di mana ia harus merangkul kekuatan lama demi stabilitas politik di awal pemerintahannya.

"Kekuasaan tidak pernah benar-benar pindah secara drastis melainkan bertransformasi melalui kompromi politik dan konsolidasi politik," ujar Selamat Ginting dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Rabu (29/4/2026).

Menurut Ginting, keberadaan orang-orang dekat Jokowi dalam kabinet Prabowo adalah sebuah "keniscayaan politik" untuk membangun jembatan dengan masa lalu.

Namun, langkah ini membawa risiko besar, yakni munculnya persepsi kepemimpinan ganda atau "Matahari Kembar".

"Ketika loyalis pejabat lama lebih condong ke Jokowi daripada ke Prabowo, maka akan memunculkan potensi matahari kembar. Misalnya orang masih lalu lalang ke Solo. Itu kan dianggap, oh ini kok masih ada matahari kembar di dalam pemerintahan yang usianya sudah satu tahun ini," jelasnya.

Dudung Abdurachman: Figur Kompromi dan 'Dapur Politik'

Salah satu poin krusial dalam reshuffle kali ini adalah penunjukan mantan KSAD Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ginting menilai, Dudung adalah figur kunci yang dipilih Prabowo karena bisa diterima oleh dua kutub kekuasaan, Prabowo dan Jokowi.

"Prabowo itu mengambil Dudung dianggap sebagai figur kompromi. Dia bisa diterima oleh dua kutub. Kutubnya Prabowo dan kutubnya Jokowi. Jadi betul-betul dia jembatan yang bisa diterima," kata Ginting.

baca juga

Lebih lanjut, Ginting melihat Prabowo ingin mengembalikan fungsi KSP sebagai "dapur politik" yang kuat, mirip dengan peran Luhut Binsar Pandjaitan di periode pertama Jokowi, bukan sekadar pelaksana politik praktis.

"Sepertinya figur Dudung ini diharapkan bisa seperti Luhut Binsar Pandjaitan pada saat menjadi KSP. Dia butuh figur militer yang kuat. Gaya kepemimpinan Dudung menurut saya itu memang cenderung commanding. Prabowo enggak suka dengan gaya-gaya modelnya Moeldoko yang lebih masuk ke politik praktis," tambahnya.

Pesan Tegas Prabowo: 'Jangan Main-main'

Meski masih memberikan ruang bagi loyalis Jokowi, Ginting menekankan bahwa melalui reshuffle ini, Prabowo sedang menegaskan siapa pemegang komando tertinggi yang sebenarnya.

Melalui Dudung, Prabowo mengirimkan pesan kepada para menteri dan jajaran birokrasi agar tegak lurus pada visi presiden yang baru.

"Figur militer tapi bisa diterima oleh pemerintahan lama… Dudung masih bisa kemudian diberikan pesan oleh Prabowo untuk menegaskan misalnya, 'Eh, kau jangan main-main, sekarang pemerintahannya adalah pemerintahan Prabowo Subianto'," tegas Ginting.

Langkah Prabowo yang cenderung lambat dalam memangkas pengaruh lama dianalisis sebagai cara seorang jenderal Kopassus dalam berpolitik, penuh perhitungan dan menghindari kegaduhan.

"Dia menyadari betul bahwa stabilitas di awal pemerintahannya ini tidak bisa dibangun hanya dengan kekuatan sendiri… Dia betul-betul ingin menjaga keseimbangan tidak ingin dirongrong. Karena itu dia pelan-pelan," pungkasnya. (Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

El Rumi Langgar Protokol Istana Demi Satukan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Berakhir Canggung

El Rumi Langgar Protokol Istana Demi Satukan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Berakhir Canggung

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 16:13 WIB

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:10 WIB

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:35 WIB

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:48 WIB

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan

Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:25 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun pada Wanita Usia 40 Tahun ke Atas

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun pada Wanita Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:22 WIB

Eric THE BOYZ Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, Siap Tampilkan Sisi Lain!

Eric THE BOYZ Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, Siap Tampilkan Sisi Lain!

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Tak Punya Pantai, Kemiren Punya Budaya: Edy Menggerakkan Ekonomi Desa

Tak Punya Pantai, Kemiren Punya Budaya: Edy Menggerakkan Ekonomi Desa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Matinya Era RPUL: Kenapa Hafalan Nama Pejabat Sudah Tidak Relevan Lagi?

Matinya Era RPUL: Kenapa Hafalan Nama Pejabat Sudah Tidak Relevan Lagi?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:15 WIB

BRI Gelar Promo 'Independence Day Specials', Ini Cara Klaimnya

BRI Gelar Promo 'Independence Day Specials', Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Panduan Lengkap Susunan Acara Upacara 17 Agustus di Sekolah Tingkat SD, SMP, SMA

Panduan Lengkap Susunan Acara Upacara 17 Agustus di Sekolah Tingkat SD, SMP, SMA

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:15 WIB

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Tenaga Ahli BGN hingga 10 Bos Perusahaan Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi MBG

Tenaga Ahli BGN hingga 10 Bos Perusahaan Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi MBG

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Tren Kaca Film Berubah Konsumen Kini Utamakan Kenyamanan dan Teknologi Kendaraan

Tren Kaca Film Berubah Konsumen Kini Utamakan Kenyamanan dan Teknologi Kendaraan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:10 WIB

×