Pete Hegseth Dihabisi Kongres AS, Biaya Perang Iran Tembus Rp400 Triliun

Galih Prasetyo

Kamis, 30 April 2026 | 09:16 WIB
Pete Hegseth Dihabisi Kongres AS, Biaya Perang Iran Tembus Rp400 Triliun
Menteri Perang AS Pete Hegseth (Kedubes AS)
baca 10 detik
  • Menteri Perang AS, Pete Hegseth, menghadapi kritik Kongres terkait arah dan efektivitas perang melawan Iran yang dimulai Februari lalu.
  • Pentagon mengungkapkan biaya perang telah mencapai 25 miliar dolar AS untuk pengerahan aset dan penggunaan amunisi militer.
  • Perdebatan muncul mengenai kontradiksi status nuklir Iran serta insiden serangan sekolah yang memicu polemik politik di Amerika Serikat.

Suara.com - Menteri Perang AS, Pete Hegseth mendapat kritik bertubi-tubi saat sidang publik pertamanya dengan Kongres terkait perang melawan Iran.

Dalam sidang yang berlangsung panas itu, Pentagon untuk pertama kalinya mengungkap biaya perang telah mencapai 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp400 triliun.

Hegseth hadir bersama Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine untuk memberikan penjelasan mengenai arah, tujuan, dan biaya perang yang dimulai sejak 28 Februari lalu.

Konflik kini telah memasuki bulan ketiga, meski pertempuran besar berhenti sementara sejak 8 April di tengah blokade laut AS di Selat Hormuz.

Dilansir dari Aljazeera, perwakilan Pentagon Jules Hurst III, mengatakan sebagian besar biaya perang berasal dari penggunaan amunisi, pengerahan aset militer ke Timur Tengah, dan kerugian peralatan tempur.

Saat ditanya anggota Kongres soal beban terhadap pembayar pajak Amerika, Hegseth malah menjawab, “Berapa harga yang layak untuk memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir?”

Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu terus memicu korban besar di berbagai negara Timur Tengah. [Aljazeera]
Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu terus memicu korban besar di berbagai negara Timur Tengah. [Aljazeera]

Pemerintahan Presiden Donald Trump disebut juga tengah mempertimbangkan permintaan tambahan dana perang sebesar 200 miliar dolar AS kepada Kongres, meski belum diajukan secara resmi.

Perdebatan paling tajam muncul saat anggota DPR dari Partai Demokrat, Adam Smith, mempertanyakan kontradiksi pernyataan Hegseth soal program nuklir Iran.

Smith menyoroti klaim Hegseth sebelumnya bahwa fasilitas nuklir Iran telah dihancurkan total, namun di sisi lain Pentagon tetap menyebut program nuklir Teheran sebagai ancaman mendesak.

baca juga

“Program nuklir Iran sekarang sama saja seperti sebelum perang ini dimulai,” kata Smith dalam sidang.

Hegseth membalas dengan menegaskan bahwa fasilitas Iran telah dibombardir habis, namun ambisi nuklir Teheran tetap ada.

Ketegangan meningkat ketika anggota Kongres Demokrat John Garamendi menyebut perang Iran sebagai jebakan dan bencana politik-ekonomi di semua level.

Hegseth murka dan menuduh kritik tersebut justru membantu musuh Amerika.

“Ancaman terbesar yang kita hadapi saat ini adalah kata-kata sembrono, lemah, dan pesimistis dari Demokrat Kongres dan sebagian Republikan,” ujarnya.

Hegseth juga ditekan soal serangan udara AS terhadap sebuah sekolah di Minab, Iran, yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 120 anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:51 WIB

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:02 WIB

Iran Murka! AS Masih Tahan 22 Awak Kapal Touska, Teheran Siapkan Balas Dendam

Iran Murka! AS Masih Tahan 22 Awak Kapal Touska, Teheran Siapkan Balas Dendam

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:17 WIB

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:31 WIB

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×