Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB
Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Suara.com/Lilis Varwati)
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengunjungi rumah duka korban kecelakaan KRL di Kemayoran pada Kamis, 30 April 2026.
  • Kementerian Sosial memberikan bantuan awal berupa sembako dan santunan tunai untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga korban.
  • Pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan serta program pemberdayaan ekonomi agar keluarga korban dapat mencapai kemandirian finansial.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan pemerintah akan hadir mendampingi keluarga korban kecelakaan KRL Bekasi. Hal itu disampaikan saat ia mengunjungi rumah duka korban atas nama Nurhayati di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kehadiran saya ke sini adalah untuk menyampaikan rasa duka yang mendalam dari seluruh keluarga Kementerian Sosial atas musibah ini,” kata Gus Ipul di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Ia menegaskan, peristiwa kecelakaan tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga korban, tetapi juga duka bersama yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo.

Dalam kunjungan itu, Gus Ipul menyebut pihaknya tidak hanya menyampaikan belasungkawa serta membacakan doa, tetapi juga langsung melakukan langkah awal penanganan pemberian bantuan.

Menurut dia, pemerintah ingin memastikan kondisi ekonomi keluarga korban tetap terjaga pascakejadian.

“Kami ingin musibah ini tidak menggoyahkan ekonomi keluarga, tapi didampingi sehingga bisa dipelihara, dipertahankan,” ucapnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pendampingan tidak berhenti pada bantuan awal, melainkan diarahkan hingga keluarga korban bisa mandiri secara ekonomi.

“Kalau perlu ke depan keluarga-keluarga yang memerlukan dukungan ini menjadi keluarga yang naik kelas,” imbuhnya.

Pada tahap awal, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan atensi berupa sembako dan santunan uang tunai sebagai bentuk kepedulian.

“Ini tahap pertama berupa bantuan atensi, seperti sembako atau santunan uang tunai. Ini bagian dari tali asih pemerintah,” katanya.

Selain itu, bantuan juga akan diperkuat dengan skema perlindungan dari Jasa Raharja serta program bantuan sosial lainnya.

“Di samping tentu ada asuransi dari Jasa Raharja, dari Kementerian Sosial ada bansos, santunan, dan yang lebih penting nanti program pemberdayaan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:13 WIB

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 12:46 WIB

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:06 WIB

Terkini

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:52 WIB

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:48 WIB

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:39 WIB

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:35 WIB

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:21 WIB

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:20 WIB

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:15 WIB

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:13 WIB

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:58 WIB