Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB
Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Paramayuda]
baca 10 detik
  • Sujatmiko dari Komisi V DPR RI mengusulkan pemasangan monitor visual di kabin masinis untuk memantau lintasan kereta.
  • Pemerintah didesak memperbaiki infrastruktur perlintasan sebidang dan membangun flyover atau underpass guna meningkatkan standar keselamatan kereta api.
  • Peningkatan kompetensi SDM masinis dalam menangani kondisi darurat harus segera dilakukan untuk meminimalisir risiko kegagalan sistem operasional.

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI, Sujatmiko, merespons keras peristiwa kecelakaan kereta api dengan KRL yang terjadi di Bekasi Timur baru-baru ini.

Ia mengusulkan langkah konkret jangka pendek dengan memperkuat teknologi di kabin masinis berupa layar monitor visual yang mampu menjangkau pandangan hingga 2.000 meter ke depan.

Sujatmiko menilai, saat ini masinis hanya mengandalkan pandangan kasat mata dan kontrol dari stasiun, tanpa memiliki akses visual langsung terhadap kondisi lintasan di depan mereka secara jarak jauh.

"Harapannya di kabin masinis itu bisa mengetahui kondisi 1.000 sampai 2.000 meter ke depan. Dengan kecepatan 100 km/jam, jarak pengereman itu butuh sekitar 1 kilometer," ujar Sujatmiko dalam sebuah diskusi yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

"Teknologi ini tidak mahal, cukup terkoneksi dengan CCTV di setiap perlintasan sebidang dan stasiun, sehingga masinis punya 'perlindungan visual' di monitornya," katanya menambahkan.

Selain teknologi di kabin, Sujatmiko mendesak adanya audit keselamatan nasional untuk jangka menengah.

Ia menyoroti kondisi fisik jalan di perlintasan sebidang yang sering kali rusak atau bergelombang akibat beban kejut, sehingga mengganggu laju kendaraan motor maupun mobil yang melintas dan berpotensi memicu kecelakaan.

"Jalur jalannya juga harus diperbaiki. Seringkali aspal atau beton di perlintasan tidak bagus dan bergelombang. Ini mengganggu pengendara dan sangat berisiko," jelasnya.

Untuk solusi jangka panjang, politisi ini menegaskan tidak ada cara lain selain membangun flyover atau underpass sebanyak mungkin, terutama di wilayah dengan headway (jarak antar kereta) yang tinggi seperti Jabodetabek.

baca juga

"Di Jabodetabek setiap 5 menit ada kereta. Jalur dengan headway tinggi harus menggunakan flyover atau underpass. Selain itu, perlintasan sebidang yang ilegal wajib ditutup secara permanen," tegas Sujatmiko.

Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 (Instagram/kai121_)
Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 (Instagram/kai121_)

Sujatmiko juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perkeretaapian.

Ia menginginkan masinis dibekali pendidikan khusus untuk menghadapi situasi darurat, seperti saat terjadi blind spot atau kegagalan sistem persinyalan.

"Masinis harus punya kemampuan lebih saat kondisi darurat, sama seperti pilot. Apa yang harus dilakukan saat persinyalan mati atau ada gangguan? Ini harus dilatih secara mendalam," kata dia.

Ia menekankan, bahwa kecelakaan di Bekasi bukan semata-mata kesalahan individu, melainkan kegagalan sistem yang harus segera dibenahi melalui sinergi antarlembaga.

Ia mengingatkan bahwa keselamatan rakyat adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

"Kejadian ini harus jadi momentum evaluasi menyeluruh. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Mengutip kata Ketua Komisi V, 'Lebih baik kita tidak pergi daripada kita tidak pernah kembali'," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal

Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 14:23 WIB

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:13 WIB

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 12:46 WIB

Dasco Telepon Malam-malam, Prabowo Langsung Jenguk Korban KA dan Kucurkan Rp4 Triliun Dana Perbaikan

Dasco Telepon Malam-malam, Prabowo Langsung Jenguk Korban KA dan Kucurkan Rp4 Triliun Dana Perbaikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:02 WIB

Terkini

4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis

4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:06 WIB

Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas

Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:04 WIB

Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi

Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:04 WIB

5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam

5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:02 WIB

Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik

Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:01 WIB

Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain

Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:00 WIB

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:58 WIB

ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI

ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:56 WIB

Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini

Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini

Sport | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:55 WIB

Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?

Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:54 WIB

×