Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
Ratusan petugas gabungan dikerahkan dalam penertiban 15 bangunan rumah dinas milik PAM Jaya di Jalan Penjernihan II Nomor 1 A hingga 15 A, Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Faqih)
  • Petugas gabungan menertibkan 15 rumah dinas PAM Jaya di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada Rabu, 5 Mei 2026.
  • Penertiban dilakukan untuk mengamankan objek vital negara serta membangun sarana pengelola lumpur di lokasi lahan tersebut.
  • PAM Jaya memberikan uang penggantian Rp50 juta serta fasilitas hunian rusun gratis selama satu tahun bagi warga.

Suara.com - Ratusan petugas gabungan dikerahkan dalam penertiban 15 bangunan rumah dinas milik PAM Jaya di Jalan Penjernihan II Nomor 1 A hingga 15 A, Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Diketahui 15 rumah dinas milik PAM Jaya berada di atas bidang tanah milik PAM Jaya seluas 35.064 meter persegi dengan bukti kepemilikan Surat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Senior Manager Corporate Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza, mengatakan hari ini pihaknya menertibkan 15 bangunan rumah dinas PAM Jaya.

Penertiban ini menggandeng Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Satpol PP, Polri dan TNI.

“Kami bersama Walikota Jakarta Pusat, Kejaksaan serta unit perangkat kerja daerag (UKPD) lainnya dilibatkan dalam penertiban. Ini proses sudah panjang dan sudah ada fase pemberitahuan hingga penertiban hari ini,” ucap Gatra, kepada wartawan, Rabu (5/5/2026).

Gatra menuturkan warga yang rumahnya terkena penggusuran bakal ditempatkan di rumah susun (Rusun) yang telah disediakan Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

Selain itu, PAM Jaya memberikan uang penggantian sebesar Rp 50 juta.

“Nanti warga ditempatkan di rusun secara gratis selama 1 tahun. Santunan juga telah disiapkan untuk warga,” ujar Gatra.

Penggusuran, kata Gatra, dilakukan karena mempertimbangkan aspek keamanan dan perlindungan objek vital. Pasalnya lokasi tersebut berada dekat dengan reservoir IPA Pejompongan II yang aksesnya harus di jaga ketat.

“Nantinya lokasi ini akan dibangun penambahan pengelola lumpur,” ucap Gatra.

Sementara itu, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Purnama mengatakan pihaknya menerjunkan 600 petugas gabungan. Mulai dari Satpol PP, Polri, TNI dan petugas lainnya.

Selain itu, satu alat berat dikerahkan dalam penertiban.

“Penertiban hari ini berlangsung kondusif,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur

Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:49 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Dihujani Kritik Buntut Proyek Pipa Bikin Macet, Dirut PAM Jaya Jawab Begini

Dihujani Kritik Buntut Proyek Pipa Bikin Macet, Dirut PAM Jaya Jawab Begini

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:09 WIB

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB