Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
Apakah Pakai Tabung CNG Bisa Memakai Kompor Gas Bias (Pixabay/ferarcosn)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia merencanakan konversi penggunaan gas rumah tangga dari LPG ke CNG .
  • Kementerian ESDM memastikan masyarakat tidak perlu mengganti kompor lama.
  • Saat ini pemerintah sedang melakukan uji coba tabung CNG bertekanan tinggi untuk menjamin aspek keselamatan.

Suara.com - Wacana penggunaan CNG sebagai pengganti LPG gas melon 3 kg mulai ramai diperbincangkan setelah pemerintah membuka peluang konversi bertahap untuk kebutuhan rumah tangga. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG yang selama ini masih cukup tinggi.

Di sisi lain, masyarakat mulai mempertanyakan apakah penggunaan tabung CNG nantinya akan memerlukan perangkat baru di rumah. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah kompor gas biasa tetap bisa digunakan jika beralih ke CNG.

Kekhawatiran tersebut cukup beralasan karena CNG dan LPG memiliki karakteristik yang berbeda. Mulai dari bentuk gas, tekanan, hingga sistem penyimpanan keduanya memang tidak sama.

Meski begitu, pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu panik menghadapi rencana konversi tersebut. Sebab, penggunaan CNG disebut tetap bisa dilakukan tanpa harus mengganti kompor gas yang sudah ada di rumah.

CNG sendiri sebenarnya bukan teknologi baru di Indonesia. Selama ini, bahan bakar gas tersebut sudah digunakan di sektor industri, transportasi, hotel, restoran, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ilustrasi distribusi gas melon ke pengecer
Ilustrasi distribusi gas melon ke pengecer

Perbedaan CNG dan LPG

Dikutip dari laman Perusahaan Gas Negara (PGN), CNG atau Compressed Natural Gas merupakan gas alam yang dikompresi pada tekanan sangat tinggi, biasanya lebih dari 200 bar. Gas ini didominasi kandungan metana dan tetap berada dalam bentuk gas meski disimpan dalam tekanan besar.

Sementara itu, LPG atau Liquefied Petroleum Gas merupakan campuran propana dan butana yang disimpan dalam bentuk cair. Tekanan LPG juga jauh lebih rendah dibandingkan CNG, yakni sekitar 5–10 bar.

Perbedaan tekanan tersebut menjadi salah satu pembeda utama antara keduanya. Karena tekanan CNG jauh lebih tinggi, desain tabung dan sistem keamanannya pun harus disesuaikan agar aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Selain itu, sumber bahan baku keduanya juga berbeda. LPG masih banyak bergantung pada impor, sedangkan CNG berasal dari gas alam domestik yang cadangannya dinilai cukup melimpah di Indonesia.

baca juga

Dalam penggunaannya, CNG dikenal lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lain. Tidak heran jika pemanfaatannya terus diperluas, baik untuk kendaraan maupun kebutuhan memasak.

Pemerintah juga mulai menyiapkan tabung CNG berukuran kecil setara tabung LPG 3 kilogram. Langkah ini dilakukan agar masyarakat lebih mudah beradaptasi apabila program konversi benar-benar diterapkan secara luas.

Apakah Pakai Tabung CNG Bisa Memakai Kompor Gas Biasa?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan masyarakat tidak perlu mengganti kompor apabila nantinya beralih dari LPG ke CNG. Pemerintah menyebut kompor gas rumah tangga yang saat ini digunakan tetap dapat dipakai.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan penggunaan CNG nantinya dirancang agar praktis dan tidak membebani masyarakat.

“Kompor tidak perlu diganti, tinggal plug, sudah mengalir. Tadinya pakai LPG, sekarang pakai CNG,” ujar Laode dikutip dari Antara, Kamis (7/5).

Laode menjelaskan pemerintah juga memperhatikan sistem valve atau katup tabung gas dalam pengembangan tabung CNG rumah tangga. Komponen tersebut menjadi bagian penting karena berfungsi mengatur aliran gas sekaligus menjaga keamanan penggunaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu CNG? Ini Calon Pengganti LPG yang Diklaim Lebih Murah hingga 40 Persen!

Apa Itu CNG? Ini Calon Pengganti LPG yang Diklaim Lebih Murah hingga 40 Persen!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 10:32 WIB

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:38 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×