-
Donald Trump mengkritik harga tiket pembukaan Piala Dunia 2026 yang mencapai seribu dolar AS.
-
FIFA menerapkan sistem harga berdasarkan popularitas tim yang memicu lonjakan biaya bagi penggemar.
-
Intervensi pemerintah diperlukan untuk menurunkan tarif transportasi penonton menuju stadion di wilayah tertentu.
Merespons gelombang protes, FIFA akhirnya meluncurkan kategori tiket murah seharga 45 poundsterling dalam jumlah yang sangat terbatas.
Beberapa wilayah seperti Toronto menerapkan aturan ketat guna melindungi hak konsumen dari praktik penjualan kembali yang mencekik.
Pemerintah Ontario melarang keras penjualan tiket acara di atas harga resmi demi menjaga aksesibilitas bagi masyarakat umum.
Namun, kendala bagi para penggemar tidak berhenti pada harga tiket masuk stadion saja melainkan juga operasional.
Biaya transportasi publik di beberapa lokasi penyelenggaraan dilaporkan mengalami kenaikan drastis hingga berkali-kali lipat dari tarif normal.
Tarif kereta menuju Stadion MetLife di New Jersey sempat meroket hingga 150 dolar AS sebelum akhirnya mendapat intervensi pemerintah.
Gubernur Mikie Sherrill mendesak adanya subsidi atau sponsor swasta agar beban finansial para penonton bisa sedikit dikurangi.
"Saya senang kami dapat menurunkan harga setidaknya 30% dan menurunkan biayanya menjadi $105 per tiket," kata Kris Kolluri, CEO New Jersey Transit.
Isu mahalnya biaya hidup selama turnamen ini menjadi tantangan serius bagi kesuksesan Piala Dunia perdana dengan format 48 tim.
Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di tiga negara yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai tanggal 11 Juni.