Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi

Bernadette Sariyem

Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:27 WIB
Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi
Marco Rubio bisa masuk ke China, setelah pemerintah RRT mengganti ejaan nama menteri luar negeri AS tersebut. Sejatinya, Rubio masih mendapat sanksi dari China sehingga tak bisa masuk ke negara tersebut. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi Beijing bersama Presiden Donald Trump pada Mei 2026.
  • Pemerintah China mengakali sanksi diplomatik dengan mengubah transliterasi nama Rubio menjadi Marco Lu dalam dokumen.
  • Strategi ini memungkinkan China tetap menjaga martabat politiknya sambil memfasilitasi dialog tingkat tinggi dengan Amerika Serikat.

Untuk memahami mengapa Rubio menjadi sosok yang begitu kontroversial bagi Beijing, kita harus melihat kembali rekam jejaknya saat masih menjabat sebagai Senator asal Florida.

Rubio dikenal sebagai salah satu kritikus paling vokal terhadap kebijakan Partai Komunis China (PKC), terutama terkait isu hak asasi manusia.

Beijing telah menjatuhkan sanksi kepadanya sebanyak dua kali pada tahun 2020.

Sanksi pertama diberikan karena Rubio sangat lantang mengkritik tindakan keras China di Hong Kong, wilayah bekas koloni Inggris yang menuntut otonomi lebih besar dari kontrol ketat Beijing.

Tak berhenti di situ, Rubio yang memiliki latar belakang Kuba-Amerika dan merupakan penentang keras paham komunisme, juga mengecam keras dugaan pelanggaran HAM terhadap minoritas Muslim Uyghur di Xinjiang.

Ia merupakan salah satu promotor utama dari Uyghur Forced Labor Prevention Act, undang-undang yang mewajibkan perusahaan AS untuk membuktikan barang-barang yang diimpor dari wilayah Xinjiang tidak diproduksi menggunakan tenaga kerja paksa.

Dalam pernyataan saat undang-undang tersebut disahkan pada tahun 2021, Rubio memberikan pernyataan tegas mengenai rantai pasok global yang ternoda oleh pelanggaran kemanusiaan.

“Banyak perusahaan telah mengambil langkah untuk membersihkan rantai pasokan mereka,” kata Rubio saat itu.

“Bagi mereka yang belum melakukannya, mereka tidak akan lagi bisa terus menjadikan warga Amerika. Kita semua, jujur saja, sebagai kaki tangan yang tidak sadar dalam kekejaman, dalam genosida.”

baca juga

Melunaknya Posisi Beijing Demi Summit

Meskipun Rubio tetap pada pendiriannya, kebutuhan akan dialog tingkat tinggi antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia memaksa China untuk lebih fleksibel.

Pada Maret lalu, Kementerian Luar Negeri China telah mengisyaratkan kesediaan mereka untuk melonggarkan penerapan sanksi jika Rubio melakukan perjalanan bersama Presiden Trump untuk pertemuan puncak (summit) di Beijing.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menjelaskan pada 16 Maret bahwa sanksi tersebut pada dasarnya merupakan respons atas tindakan Rubio di masa lalu saat masih berada di lembaga legislatif.

“Sanksi China ditujukan pada ucapan dan perbuatan Rubio terkait China selama masa jabatannya di Senat Amerika Serikat,” tegas Lin Jian.

Kini, dengan status Rubio sebagai diplomat tertinggi Amerika Serikat, Beijing memilih jalur pragmatis.

Dengan "mengubah" nama sang menteri di atas kertas, China berhasil menjaga harga diri politiknya di mata domestik sambil tetap membuka pintu komunikasi dengan pemerintahan Trump.

Siasat transliterasi ini membuktikan bahwa dalam politik internasional, terkadang sebuah karakter huruf bisa memiliki bobot yang sama besarnya dengan sebuah perjanjian perdamaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026

Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:35 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:03 WIB

Warga AS Sambut Kedatangan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dengan Tangan Terbuka

Warga AS Sambut Kedatangan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dengan Tangan Terbuka

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:03 WIB

Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:53 WIB

Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot

Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×