Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
Daycare Little Aresha yang terlihat semakin banyak dicoret-coret usai kasus kekerasan pada anak. [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
baca 10 detik
  • Penyidik Polresta Yogyakarta memperluas penyelidikan kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha dengan memeriksa klaster kelas TK.
  • Polisi masih mendalami potensi penambahan tersangka baru melalui pemeriksaan saksi serta evaluasi sistem rotasi pengasuh yang diterapkan.
  • Pihak kepolisian menunggu hasil pemeriksaan medis, psikolog, dan psikiater dari RS Sardjito untuk memperkuat bukti kekerasan terhadap korban.

Suara.com - Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta kini tengah membidik klaster Kelas Taman Kanak-Kanak (TK) dalam pengembangan kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha.

Polisi tak menutup kemungkinan penambahan tersangka baru dalam kasus ini.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Jogja, Ipda Apri Sawitri, mengatakan pemeriksaan terhadap sejumlah kelas sudah berjalan. Mulai dari kelas baby, baby kecil, baby besar, kelompok bermain, kelas Edu, hingga kelas Pra.

Namun, polisi mengonfirmasi bahwa masih ada satu klaster lagi, yakni Kelas TK yang terletak di gedung bagian utara Daycare Little Aresha.

"Pemeriksaan masih kurang pemeriksaan di TK, kelas TK belum kita lakukan pemeriksaan," kata Apri saat ditemui di Mapolresta Sleman, Senin (18/5/2026).

Disampaikan Apri, sebagian besar pengasuh menerapkan sistem rolling setiap minggu. Hanya ada beberapa bagian yang tidak dirotasi yakni koordinator kelompok bermain dan TK.

"Jadinya kalau untuk pengasuh kan rolling-an ya, setiap minggu itu rolling-an," ujarnya.

Mengenai potensi adanya tersangka baru, kata Apri masih dalam tahap pendalaman penyidik. Polisi belum bisa memastikan apakah akan ada penambahan tersangka dari hasil pemeriksaan tersebut.

"Jadi tersangka apa enggak itu masih pendalaman kita ya," ucapnya.

baca juga
Day Care Little Aresha (Threads)
Day Care Little Aresha (Threads)

Selain itu, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari Rumah Sakit Sardjito, termasuk pemeriksaan psikolog, psikiater, serta tumbuh kembang anak. Hasil ini akan menjadi dasar untuk memperkuat pembuktian unsur kekerasan fisik maupun psikis.

"Kalau terkait dengan pemeriksaan, baik psikolog, psikiater, maupun tumbuh kembang anak kita serahkan semuanya ke Rumah Sakit Sardjito. Dan sampai saat ini belum ada yang jadi untuk hasilnya," tuturnya.

Meski hasil visum belum keluar, polisi menegaskan pasal yang diterapkan sudah mengarah pada unsur kekerasan fisik dan psikis. Namun, berat ringannya hukuman nantinya akan bergantung pada pertimbangan hakim setelah seluruh fakta terungkap.

Saat ini, saksi yang sudah diperiksa mencapai 126 orang, dengan sekitar 106 di antaranya merupakan orang tua korban.

Sementara untuk jumlah korban diperkirakan sudah mencapai ratusan orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:10 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Epy Kusnandar Meninggal Dibilang 'Mampus Mati', Karina Ranau Resmi Lapor Polisi

Epy Kusnandar Meninggal Dibilang 'Mampus Mati', Karina Ranau Resmi Lapor Polisi

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:39 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Terkini

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:46 WIB

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:20 WIB

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:13 WIB

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×