Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan. (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Kantor Imigrasi Palopo membentuk desa binaan di Toraja Utara guna mencegah tindak pidana penjualan orang terhadap pekerja migran.
  • Petugas memberikan edukasi prosedural dan bantuan pembuatan dokumen resmi bagi masyarakat calon pekerja migran di Toraja Utara.
  • Layanan jemput bola melalui program Eazy Passport dilaksanakan di Toraja Utara untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

Suara.com - Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Selatan, membentuk desa binaan dalam mencegah terjadinya Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO).

Desa tersebut merupakan bentukan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, yang berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

Diketahui, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo memiliki lima wilayah kerja yakni Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Toraja Utara.

Petugas di desa binaan, membantu warga dengan memberikan bantuan berupa edukasi dan pembuatan paspor.

"Terkait dengan desa binaan, kami juga terus berkoordinasi mengenai pengawasan perdagangan orang, itu sudah jalan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, kalau di sini Lembang (untuk sebutan desa), itu sudah berjalan koordinasinya," kata Inspektur Kabupaten Toraja Utara, Anugrah Yaya Rundupadang, di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Toraja Utara, Rabu (20/5/2026).

Anugrah mengatakan jika desa yang dipilih untuk menjadi desa binaan yakni banyak penduduk desa tersebut menjadi pekerja migran. Sementara banyak penduduk desa Toraja Utara yang bekerja sebagai anak buah kapal di kapal pesiar.

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, menyebut para petugas di desa binaan akan memberikan edukasi kepada para masyarakat agar tidak terjebak TPPO, dengan memastikan administrasi yang jelas sebelum menjadi pekerja migran.

Frience menyebut di Toraja Utara, saat ini sudah memiliki dua desa binaan yang telah berjalan.

"Ya, dengan datang kita memberikan edukasi ya, pemahaman kepada masyarakat bahwa kalau bekerja di luar negeri tidak ada masalah. Tetapi harus melalui prosedur yang sudah ada gitu ya, dengan dokumen-dokumen resmi yang ada sehingga perlindungan kepada mereka di luar negeri itu terjamin," jelas Friece.

baca juga

Program Jemput Bola

Selain membentuk desa binaan, Frience juga melakukan jemput bola terhadap warga Toraja Utara untuk pembuatan paspor lewat program Eazy Passport.

Pelayanan ini dilakukan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Toraja Utara. Sehingga masyarakat Toraja Utara tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke Palopo untuk melakukan pembuatan paspor.

Kata Friece, program ini juga dilakukan untuk menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Nah, kami ini berusaha untuk turun seperti ini, ya juga ada selain mendekatkan pelayanan kepada masyarakat tentu ada ya, korelasinya dengan juga PNBP-nya," ujar Friece.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo bisa melayani 50 pemohon dalam satu hari di PTSP Toraja Utara. Meski demikian, jika dalam satu hari masyarakat yang datang lebih dari 50, akan tetap dilayani. Program ini, digelar sebulan sekali.

Sementara, Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak Imigrasi atas program bersama yang telah berjalan ini. Dia juga mengaku senang dengan jumlah pelapor yang melebihi kuota namun tetap terlayani.

"Hari ini ya melebihi kuota ya, dan itu bisa kita syukuri, tetap terlayani yang datang dan semoga ini bisa dipertahankan dan bisa ditingkatkan di ke depannya," kata Andrew.

Sebelumnya, Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan bakal membuka Kantor Imigrasi Kelas III di Toraja Utara. Usulan ini disampaikan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

Pembentukan kantor Imigrasi di Toraja Utara, untuk memudahkan masyarakat pegunungan mengakses pelayanan tanpa harus melakukan perjalanan ke Palopo atau Parepare.

Andrew menyambut usulan ini, sebab kebutuhan layanan imigrasi di kawasan Toraja cukup besar, terutama untuk pengurusan paspor dan e-paspor masyarakat dari Toraja Utara, Tana Toraja, hingga Enrekang.

“Akan lebih memudahkan lagi membantu masyarakat untuk mengurus, yang sebagian besar e-paspor ya,” kata Andrew.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:32 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi

Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi

News | Senin, 27 April 2026 | 16:58 WIB

Polda Banten Bongkar TPPO Modus Open BO via Aplikasi, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Banten Bongkar TPPO Modus Open BO via Aplikasi, Dua Pelaku Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

×