Sekjen PBNU Gus Ipul Usulkan Ploso Jadi Lokasi Munas dan Konbes NU, Pembukaan di Bangkalan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 21 Mei 2026 | 21:30 WIB
Sekjen PBNU Gus Ipul Usulkan Ploso Jadi Lokasi Munas dan Konbes NU, Pembukaan di Bangkalan
Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU, H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU, H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengusulkan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur, sebagai lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Alim Ulama NU 2026.

Usulan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Pleno PBNU di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026. Menurutnya, Ploso menjadi salah satu tempat yang layak dipertimbangkan karena memiliki akar sejarah, tradisi keilmuan, dan kedudukan penting dalam khazanah pesantren NU.

Gus Ipul mengatakan, usulan menjadikan Ploso sebagai lokasi Munas dan Konbes juga merupakan tindak lanjut dari usulan KH Nurul Husna Djazuli dan Gus Muhammad Alkautsar yang menginginkan agar agenda permusyawaratan ulama NU tersebut digelar di Pesantren Ploso.

“Kami bertemu dengan KH Huda (Nurul Huda Djazuli) dan Gus Kautsar. Beliau berpesan dan siap Ploso dijadikan lokasi Munas dan Konbes,” kata Gus Ipul.

Selain itu, Gus Ipul juga mengusulkan agar rangkaian pembukaan Munas dan Konbes Alim Ulama NU 2026 dilaksanakan di kawasan pesantren atau makbarah Syaikhona Muhammad Kholil, Bangkalan, Madura. Menurutnya, gagasan ini penting sebagai bentuk tabarruk, penghormatan, dan penyambungan sanad perjuangan NU kepada salah satu mahaguru para ulama Nusantara.

Dengan skema tersebut, pembukaan Munas dan Konbes dapat diawali dari Makbaroh Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai simbol penghormatan kepada akar spiritual dan keilmuan NU. Setelah itu, rangkaian sidang, pembahasan, dan forum-forum permusyawaratan dilanjutkan di Pondok Pesantren Ploso, Mojo, Kediri.

Menurut Gus Ipul, Munas dan Konbes Alim Ulama merupakan forum penting bagi NU untuk merumuskan pandangan keagamaan, kebangsaan, dan organisasi. Karena itu, pelaksanaannya perlu ditempatkan di lokasi yang memiliki kekuatan simbolik, tradisi keilmuan, serta kedekatan historis dengan dunia pesantren.

Pesantren Ploso memiliki kelayakan untuk menjadi tuan rumah karena selama ini dikenal sebagai salah satu pesantren besar yang melahirkan banyak ulama, kiai, dan kader NU. Selain itu, Ploso juga memiliki tradisi keilmuan yang kuat dan menjadi salah satu pusat rujukan pesantren di Jawa Timur.

Sementara Makbaroh Syaikhona Kholil Bangkalan memiliki makna historis dan spiritual yang sangat kuat bagi Nahdlatul Ulama. Syaikhona Kholil dikenal sebagai guru dari para pendiri NU dan menjadi salah satu mata rantai penting dalam tradisi keilmuan pesantren. Karena itu, pembukaan Munas dan Konbes di Bangkalan diharapkan menjadi penanda bahwa keputusan-keputusan besar NU tetap berpijak pada sanad keilmuan, adab, dan ruh perjuangan para masyayikh.

baca juga

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan bahwa usulan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama jajaran PBNU. Keputusan akan ditetapkan melalui mekanisme organisasi.

Dalam rapat pleno tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan perkembangan usulan lokasi Muktamar Ke-35 NU. Secara resmi, terdapat tiga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama yang telah mengajukan diri sebagai calon tuan rumah, yakni Jakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatra Barat.

“Secara resmi ada tiga wilayah yang mengusulkan, satu Jakarta, dua NTB, tiga Sumatra Barat, dan terakhir ada Jawa Timur,” katanya.

Menurut Gus Ipul, NTB menjadi wilayah yang paling aktif menunjukkan kesiapan. Dukungan tidak hanya datang dari PWNU setempat, tetapi juga dari pemerintah daerah, termasuk dukungan resmi dari gubernur.

“Gubernurnya juga ikut memberikan dukungan resmi,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU itu.

Sementara itu, Sumatra Barat juga telah menyampaikan usulan resmi, meski komunikasi dan dukungannya belum seintens NTB. Adapun Jakarta disebut telah mengirimkan surat resmi, tetapi belum diikuti koordinasi lanjutan.

Di luar tiga wilayah tersebut, Jawa Timur juga mulai diperbincangkan sebagai calon lokasi.

“Yang paling seru itu adalah Jawa Timur. Meskipun ini tidak ada surat resmi, tapi ada beberapa wacana yang dikembangkan di sana untuk siap menjadi tuan rumah,” katanya.

Ia menyebut beberapa pesantren dan daerah di Jawa Timur juga muncul dalam pembicaraan, antara lain Lirboyo, Bangkalan, dan Situbondo. Namun, khusus untuk Munas dan Konbes Alim Ulama 2026, Gus Ipul menyampaikan bahwa Pesantren Ploso menjadi salah satu lokasi yang diusulkan dan patut dipertimbangkan serius oleh PBNU, dengan pembukaan yang diusulkan berlangsung di dekat Makbaroh Syaikhona Kholil Bangkalan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:50 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:31 WIB

Terkini

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:19 WIB

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:15 WIB

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:14 WIB

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tak Semua Dikabulkan, Ini 3 Poin Gugatan Praperadilan Roy Suryo yang Ditolak Hakim

Tak Semua Dikabulkan, Ini 3 Poin Gugatan Praperadilan Roy Suryo yang Ditolak Hakim

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:40 WIB

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:35 WIB

×