Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:44 WIB
Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo
Ilustrasi perkebunan sawit. [istimewa]
baca 10 detik
  • BPKP dan Kejaksaan Agung menindaklanjuti laporan Menteri Keuangan mengenai manipulasi harga ekspor oleh 10 perusahaan minyak sawit mentah.
  • Menteri Keuangan melaporkan temuan manipulasi harga ekspor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Mei 2026.
  • Praktik manipulasi harga ekspor menyebabkan negara mengalami kerugian pendapatan yang signifikan akibat perbedaan nilai harga barang ekspor.

Suara.com - BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan Kejaksaan Agung bergerak menindaklanjuti laporan tentang manipulasi harga ekspor oleh 10 perusahaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Laporan tersebut sebelumnya dibawa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Istana Kepresidenan Jakarta saat memenuhi undangan makan siang Presiden Prabowo Subianto, kemarin.

"Sudah, BPKP dan Kejagung sudah bergerak, saya masih nunggu laporan dari mereka, udah berapa bulan gitu. Jadi itu merupakan titik awal mereka masuk," kata Purbaya di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Purbaya mengatakan akan berkoordinasi dan menanyakan perkembangan laporan tindak lanjut dari BPKP dan Kejagung, pekan depan.

"Tapi yang jelas clear sekali emang ada manipulasi harga, itu under-invoicing apa? kalau saya bilang sih penyelundupan lah kira-kira gitu, walaupun namanya keren under-invoicing dan lain-lain, tapi basically nipu.

Purbaya masih enggan mengungkapkan 10 prerusahaan sawit yang namanya masuk dalam daftar pelaku manipulasi harga ekspor.

Selain sektor CPO, Purbaya juga tengah membidik perusahaan pengekspor bata baru. Tetapi ia akan mendiskusikannya lebih dahulu dengan BPKP.

"Ini yang CPO aja. Yang batu bara juga ada penemuan menarik nanti juga kita akan diskusi sama BPKP sama Kejaksaan," kata Purbaya.

Bawa Laporan ke Prabowo

baca juga
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Novian]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Novian]

Sebelumnya Menkeu Purbaya merapat ke Istana Keprsidenan Jakarta. Purbaya mengaku kedatangannya atas undangan makan siang, walau begitu ia membawa banyak map.

Map-map tersebut berisikan berkas mengenai sejumlah daftar perusahaan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang melakukan manipulasi harga ekspor.

Purbaya sengaja membawanya untuk berjaga-jaga semisal Presiden Prabowo Subianto bertanya dan meminta laporan.

"Ini jaga jaga aja kalau biar kalau ditanya bisa jawab. Ini ada beberapa catatan perusahaan CPO yang mana yang lakukan manipulasi harga. Jadi kalau ditanya saya akan jawab," kata Purbaya di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Bendahara negara ini bahkan berhenti sejenak meladeni pertanyaan awak media terkait kehadirannya di Istana. Ia menunjukkan lembaran berkas di map yang berisi sejumlah grafik.

"Jadi ini ada 10 perusahaan besar, 3 pengapalan, masing masing perusahaan saya random pilih. Mereka kelihatan sekali melakukan manipulasi harga, ekspor ke Amerika misalnya," kata Purbaya sembari melihat berkas yang ia tenteng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:47 WIB

Ketemu Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Ketemu Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Video | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:20 WIB

Akan Dilelang, Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis dan Sandra Dewi Terpajang di BPA Fair

Akan Dilelang, Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis dan Sandra Dewi Terpajang di BPA Fair

Video | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:33 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Purbaya Laporkan 10 Perusahaan Sawit yang Manipulasi Harga Ekspor ke Istana

Purbaya Laporkan 10 Perusahaan Sawit yang Manipulasi Harga Ekspor ke Istana

Video | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:20 WIB

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:01 WIB

Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor

Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:29 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×