Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Senin, 25 Mei 2026 | 15:33 WIB
Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam
Polisi meringkus 19 orang remaja yang terlibat dalam aksi tawuran di Kampung Gusti Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Sebanyak 40 siswa di Jakarta kehilangan Kartu Jakarta Pintar karena terlibat tawuran sejak tahun 2025 hingga kini.
  • Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan siswa yang dikeluarkan tetap harus melanjutkan pendidikan formal atau non-formal.
  • Disdik DKI Jakarta mengupayakan sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mencegah siswa kembali terjerumus dalam aksi tawuran.

Suara.com - Sebanyak 40 siswa di Jakarta kehilangan Kartu Jakarta Pintar (KJP) karena terlibat tawuran sejak tahun 2025 hingga kini.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta saat ditemui awak media di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (25/5/2026).

Nahdiana menegaskan, meski para siswa itu sudah dikeluarkan dari sekolah, Dinas Pendidikan tidak lepas tangan dalam memastikan keberlangsungan pendidikan mereka.

“Sudah dikeluarkan. Tapi, semangat kami bukan pada punishment, semangat kami pada pembelajaran,” ungkapnya.

Ia menyebut, anak-anak yang terlibat tawuran tetap akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan, baik di sekolah formal maupun non-formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Pendidikan itu kan core value-nya mendidik ya, supaya dia lebih baik. Sehingga kami mengkomunikasikan, anak ini sekolah apakah nanti sekolahnya di non-formal. Tapi yang jelas, anak ini tidak boleh putus sekolah,” papar Nahdiana.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana. [Suara.com/Adiyoga]
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana. [Suara.com/Adiyoga]

Nahdiana juga menjelaskan, proses pengenaan sanksi tidak serta-merta dilakukan tanpa mempertimbangkan kadar keterlibatan siswa dalam tawuran.

“Ya kalau secara prosedur kan dia berhak untuk dibina dulu kan, dan tawuran itu kan ada yang memang kategorinya, dia nggak sengaja lalu ikut, dia ikut-ikutan dengan sadar, atau dia memang menginisiasi dan lain-lain. Itu kan nanti akan ada proses-prosesnya,” terangnya.

Disdik DKI pun tengah berupaya mengembalikan anak-anak yang saat ini masih berada di luar sistem sekolah, sebagai bagian dari program yang digadang-gadang menjadi kado ulang tahun Jakarta.

baca juga

Nahdiana menyebut, penanganan masalah tawuran tidak bisa hanya bertumpu pada sekolah, melainkan membutuhkan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat agar anak tidak punya celah untuk terjerumus.

“Nah kalau ini kami orkestrasi dengan baik, maka anak-anak kita itu tidak punya ruang kosong atau ruang hampa,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:46 WIB

Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga

Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:18 WIB

Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV

Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:57 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×