Ebola Makin Gila! Uganda Blokade Perbatasan Kongo, Abaikan WHO

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:04 WIB
Ebola Makin Gila! Uganda Blokade Perbatasan Kongo, Abaikan WHO
Uganda menutup perbatasan dengan Kongo demi membendung penyebaran virus Ebola varian Bundibugyo yang mematikan. (Pemkab Bengkalis)
baca 10 detik
  • Uganda menutup total perbatasan Kongo guna menghentikan penularan Ebola varian Bundibugyo yang belum memiliki vaksin.
  • Kebijakan isolasi ketat 21 hari diterapkan setelah sejumlah tenaga kesehatan Uganda tertular pasien Kongo.
  • Pemotongan anggaran bantuan oleh negara Barat memicu kelangkaan alat pelindung diri di episentrum wabah.

Namun, WHO tetap bersikeras menentang penutupan batas negara meski menyadari bahwa negara-negara di sekitar Kongo menghadapi risiko penyebaran yang masif.

Badan kesehatan PBB tersebut melabeli wabah ini sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional secara global.

Penutupan "mendorong pergerakan orang dan barang ke penyeberangan perbatasan informal yang tidak dipantau, sehingga meningkatkan kemungkinan penyebaran penyakit," kata lembaga tersebut.

Geografi perbatasan Uganda-Kongo yang membentang ratusan mil dengan ribuan jalur tikus tradisional mempersulit efektivitas pengawasan aparat keamanan.

Aktivitas ekonomi sirkular dan hubungan kekerabatan membuat warga lokal terbiasa melintasi batas negara secara bebas setiap harinya.

Respons medis di Kongo berjalan lambat karena identifikasi varian Bundibugyo terlambat berminggu-minggu akibat keterbatasan alat tes yang awalnya hanya menyasar varian umum.

Krisis kian rumit akibat intervensi milisi bersenjata di Kongo Timur, tingginya angka pengungsi internal, dan buruknya infrastruktur transportasi logistik.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mendesak dilakukannya gencatan senjata komprehensif demi membuka jalur aman bagi para sukarelawan medis.

"Serangan terhadap fasilitas kesehatan membuat pelacakan kasus dan kontak mereka hampir mustahil dilakukan," cuit Tedros melalui akun media sosial resminya.

baca juga

Kekurangan APD, masker pelindung wajah, kit pengujian cepat, hingga kantong jenazah membuat para pekerja medis Kongo merasa tidak dilindungi secara layak.

Kondisi psikologis masyarakat Kongo yang trauma akibat konflik berkepanjangan justru memicu aksi anarkis berupa pelemparan batu ke klinik-klinik darurat.

Uganda sejauh ini telah mencatat tujuh kasus konfirmasi domestik, termasuk satu fatalitas pria berusia 59 tahun yang meninggal di ibu kota Kampala.

Di luar pengetatan perbatasan, kelalaian perilaku masyarakat yang berkerumun merayakan kemenangan klub sepak bola Arsenal di tengah epidemi turut disesalkan otoritas.

Masyarakat diimbau kembali menegakkan protokol kesehatan dasar seperti penolakan jabat tangan dan penggunaan sanitasi tangan secara berkala.

Secara historis, Kongo telah didera 17 kali wabah Ebola sepanjang sejarah berdirinya negara tersebut.

Para pakar kesehatan global sepakat bahwa pemotongan dana bantuan kemanusiaan oleh Amerika Serikat dan negara sekutu tahun lalu menjadi pemicu utama hancurnya benteng pertahanan medis di Kongo Timur.

Akibatnya, di tengah ancaman perjalanan internasional, pemerintahan Donald Trump bahkan berencana mengalihkan evakuasi warga Amerika yang terpapar Ebola ke fasilitas isolasi di Kenya daripada memulangkan mereka ke tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Piala Dunia 2026 Milik Warga Kongo Hangus karena Wabah Ebola, Federasi Minta Balikin Duit

Tiket Piala Dunia 2026 Milik Warga Kongo Hangus karena Wabah Ebola, Federasi Minta Balikin Duit

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:23 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×