- Ratusan elemen masyarakat sipil berkumpul di UGM, Yogyakarta, pada 30 Mei 2026 untuk melaksanakan Konferensi Republik.
- Forum ini bertujuan mengonsolidasikan gerakan masyarakat sipil dalam menghadapi tantangan serius terkait demokrasi, hukum, dan ekonomi nasional.
- Konferensi menargetkan perumusan langkah konkret agar masyarakat sipil menjadi kekuatan kolektif dalam memengaruhi arah keputusan nasional.
Di antaranya Jaleswari Pramodhawardani, Andi Widjajanto, Alissa Wahid, Zainal Arifin Mochtar, Bhima Yudhistira, Titi Anggraini, Chandra Hamzah, hingga Gita Wirjawan.
Panitia menegaskan Konferensi Republik bukan sekadar agenda seremonial.
Forum ini ditargetkan menghasilkan rumusan konkret mengenai peran masyarakat sipil sebagai pilar republik sekaligus langkah nyata pasca-konferensi.
“Gerakan masyarakat sipil selama ini kerap berhenti pada ekspresi dan aspirasi. Konferensi ini diharapkan mampu mengubahnya menjadi kekuatan kolektif yang memengaruhi arah keputusan dan aksi,” demikian pernyataan panitia.