Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 02 Juni 2026 | 11:39 WIB
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
ilustrasi Chord Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng (ChatGPT)
baca 10 detik
  • Lagu viral "Mas Bahlil Ganteng" bertransformasi dari sindiran politik terhadap Bahlil Lahadalia menjadi alat penguatan citra positif.
  • Algoritma media sosial mengubah kritik sarkastis menjadi konten hiburan populer melalui keterlibatan pengguna yang terus-menerus diulang.
  • Fenomena ini berisiko menggeser fokus publik dari pembahasan kebijakan substantif menuju konsumsi konten hiburan di media sosial.

Suara.com - Lagu viral "Mas Bahlil Ganteng" atau MBG dinilai menjadi contoh bagaimana sarkasme di media sosial dapat berubah menjadi alat penguatan citra politik.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Fajar Junaedi, menilai fenomena tersebut menunjukkan cara kerja algoritma media sosial yang mampu mengubah kritik menjadi popularitas.

Menurut Fajar, pada awal kemunculannya lagu tersebut banyak dipahami sebagai bentuk sindiran terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Namun seiring berjalannya waktu dan tingginya tingkat penyebaran di media sosial, makna kritik yang terkandung di dalamnya perlahan memudar.

"Awalnya, lagu ini jelas dibaca sebagai sarkasme. Di tengah isu energi, harga BBM, dan tanggung jawab seorang Menteri ESDM sekaligus Ketum Golkar, muncul jingle yang menggambarkan Bahlil Lahadalia seperti tokoh kartun imut yang 'semakin ganteng'," kata Fajar dikutip Selasa (2/6/2026).

Disampaikan Fajar, bahwa sarkasme yang terus-menerus diulang justru kehilangan daya kritisnya.

Lagu yang semula dimaksudkan sebagai sindiran berubah menjadi hiburan yang dinikmati banyak kalangan, mulai dari pengguna TikTok hingga anak-anak.

"Sarkasme yang direpetisi berulang-ulang justru melahirkan banalitas, yang tadinya tajam, menjadi biasa, yang tadinya menggigit, kini hanya jadi earworm yang muncul di kepala saat diam-diam: 'MBG… Mas Bahlil Ganteng…'" ucapnya.

"Sarkasme mati karena terlalu sukses. Ia kehilangan giginya karena semua orang ikut menyanyikannya, termasuk pendukung Bahlil sendiri," katanya menambahkan.

baca juga

Ia menilai kondisi tersebut tidak lepas dari mekanisme algoritma media sosial yang lebih mengutamakan keterlibatan pengguna dibandingkan konteks atau niat awal pembuat konten.

Semakin sering lagu diputar, dibagikan, atau digunakan ulang dalam berbagai konten, semakin besar pula jangkauan yang diperoleh.

"Inilah kekuatan, dan sekaligus bahaya, algoritma media sosial. Platform seperti TikTok dan Instagram tidak peduli niat awal pembuat konten. Mereka hanya melihat engagement: like, share, watch time, duet, stitch," ujarnya.

Menurut Fajar, respons santai yang ditunjukkan Bahlil dan Partai Golkar turut memperkuat efek tersebut.

Alih-alih menolak atau melawan narasi yang muncul, mereka memilih merangkul meme yang beredar sehingga citra Bahlil menjadi lebih dekat dengan publik.

"Sikap itu cerdas. Alih-alih defensif atau marah (yang justru akan jadi bahan bakar sarkasme baru), mereka memeluk meme tersebut," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang

Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang

Video | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:45 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan

Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan

Sumbar | Senin, 02 November 2026 | 12:04 WIB

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

News | Senin, 02 November 2026 | 11:59 WIB

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:58 WIB

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 11:55 WIB

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

×