Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'

Bernadette Sariyem

Selasa, 02 Juni 2026 | 14:41 WIB
Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'
Kolase foto Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Dino Patti Djalal, dan Anies Baswedan.
baca 10 detik
  • Anies Baswedan membela Dino Patti Djalal setelah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengkritik masa jabatan singkat Dino.
  • Anies menegaskan integritas Dino terbukti melalui rekam jejak panjang sebagai diplomat, termasuk keberaniannya di panggung internasional sejak muda.
  • Kontribusi nyata Dino meliputi penanganan krisis diplomatik di Amerika Serikat serta pendirian komunitas kebijakan luar negeri, FPCI.

Suara.com - Hubungan antara tokoh politik dan pejabat negara kembali memanas di ruang publik. Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara terbuka pasang badan membela mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.

Pembelaan ini muncul sebagai respons atas 'sentilan' yang dilayangkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terhadap Dino, terkait kritik atas lawatan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Anies Baswedan tidak hanya sekadar membela, namun ia membeberkan argumentasi kuat mengenai kapasitas dan integritas Dino di dunia diplomasi internasional.

Menurut Anies, kualitas seorang tokoh tidak bisa hanya diukur dari durasi jabatan formal yang singkat, melainkan dari konsistensi dan kontribusi panjangnya bagi bangsa.

"Pak Dino Patti Djalal menguasai substansi. Rekam jejaknya juga teruji. Pun pengalaman memimpinnya luas," kata Anies.

Tak hanya itu, Anies juga menegaskan karier diplomatik Dino terbilang panjang dan ajeg. Itu ditunjang oleh kecintaannya terhadap politik luar negeri Indonesia.

"Dino Patti Djalal, dia bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat."

Rekam Jejak Sejak Mahasiswa UGM: Berani Lawan Ramos Horta

Ketegangan ini bermula ketika Seskab Teddy Indra Wijaya menyinggung masa jabatan Dino Patti Djalal sebagai Wamenlu, yang hanya berlangsung selama tiga bulan.

baca juga

Namun bagi Anies, angka tersebut tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan dedikasi Dino sejak usia muda.

Anies mengenang momen saat dirinya masih berstatus mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Kala itu, Dino Patti Djalal yang masih menjadi diplomat muda di London, sudah berani tampil di panggung internasional yang sangat kompetitif dan penuh tekanan politik.

"Waktu itu saya mendengar ada diplomat muda Indonesia di London tampil di BBC World Debate. Berhadap-hadapan dengan Ramos Horta, diplomat senior. Tentu saat itu Indonesia tengah tersudut dalam atmosfer internasional. Diplomat muda itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia. Di situ saya pertama kali mendengar namanya: Dino Patti Djalal," kenang Anies.

Kala itu, posisi Indonesia memang sedang berada di bawah tekanan dunia internasional terkait isu Timor Timur.

Keberanian Dino menghadapi tokoh sekaliber Ramos Horta di media global seperti BBC menjadi bukti bahwa kapasitas diplomatiknya sudah terbentuk sejak lama melalui proses yang matang, bukan instan.

Pertemuan di Chicago dan Diplomasi Pasca-9/11

Persahabatan dan kekaguman Anies terhadap Dino terus berlanjut hingga ke Amerika Serikat. Saat Anies menempuh studi PhD di Illinois, keduanya bertemu di Chicago tak lama setelah tragedi 11 September 2001 (9/11).

Saat itu, suasana bagi komunitas Muslim dan diaspora Indonesia di AS sedang sangat menantang.

Anies melihat langsung bagaimana Dino menangani situasi krisis tersebut dengan kepala dingin.

Ia menilai Dino memiliki kemampuan komunikasi yang luar biasa dalam menjembatani kepentingan Indonesia di tengah gejolak global.

"Dia adalah diplomat muda yang cerdas. Dia artikulatif, dan mampu menangangi persoalan rumit secara tenang. Itu adalah ketenangan diplomatik yang sulit ditiru."

Kekaguman tersebut semakin menguat saat Dino menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat pada tahun 2012.

Dino dikenal sebagai inisiator Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, sebuah gerakan masif yang menyatukan potensi warga negara Indonesia di seluruh dunia.

"Saya termasuk yang diundang olehnya saat itu," kata Anies, menunjukkan kedekatan historis mereka.

FPCI: Warisan Dino untuk Diplomasi Indonesia

Lebih jauh, Anies menyoroti bahwa kontribusi Dino Patti Djalal tidak berhenti meskipun ia sudah berada di luar struktur pemerintahan.

Melalui pendirian Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino dinilai berhasil mendemokratisasi isu kebijakan luar negeri agar bisa dipahami oleh kalangan anak muda dan masyarakat luas.

FPCI kini telah menjelma menjadi komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan paling berpengaruh di tanah air.

Organisasi ini dinilai sukses melahirkan generasi diplomat baru yang kini menjadi ujung tombak Indonesia di panggung global.

Anies memandang langkah Dino membangun FPCI adalah bukti bahwa kecintaannya pada negara bersifat substansial, bukan sekadar mengejar kursi jabatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar UMY Soroti Respon Seskab Teddy ke Dino: Waspada Diksi yang Picu Tafsir Liar!

Pakar UMY Soroti Respon Seskab Teddy ke Dino: Waspada Diksi yang Picu Tafsir Liar!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:09 WIB

Habiburokhman Puji Keakraban Prabowo-Megawati, Bandingkan dengan Dino Patti Djalal

Habiburokhman Puji Keakraban Prabowo-Megawati, Bandingkan dengan Dino Patti Djalal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:02 WIB

Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal

Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:47 WIB

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:35 WIB

Tiwi T2 Panik Namanya Viral, Ternyata Cuma Salah Paham dengan Letkol Teddy

Tiwi T2 Panik Namanya Viral, Ternyata Cuma Salah Paham dengan Letkol Teddy

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:43 WIB

Dino Patti Djalal Sekarang Menjabat Apa? Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Dino Patti Djalal Sekarang Menjabat Apa? Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:36 WIB

Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:25 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×