Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Bella

Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
Warga korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, saat melihat kondisi rumahnya. [Suara.com/Dinda]
baca 10 detik
  • Warga korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, menolak rencana relokasi ke rumah susun yang ditawarkan pemerintah setempat.
  • Para korban lebih mengharapkan bantuan dana dari pemerintah untuk membangun kembali rumah mereka di lokasi semula.
  • Warga merasa enggan pindah karena sudah memiliki keterikatan emosional dan kenyamanan tinggal di lingkungan tersebut selama bertahun-tahun.

Suara.com - Warga korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, menolak jika solusi pascakebakaran yang ditawarkan pemerintah adalah relokasi ke rumah susun (rusun). Mereka berharap pemerintah membantu pembangunan kembali rumah yang hangus terbakar karena merasa sudah nyaman tinggal di lingkungan tersebut selama puluhan tahun.

Salah satu korban kebakaran, Esti Septianti, mengaku tidak tertarik jika harus pindah ke rusun. Menurutnya, sebagian besar warga telah lama menetap di kawasan tersebut sehingga memiliki keterikatan dengan lingkungan sekitar.

"Kalau aku sih kalau dikasih rusun kayaknya aku nggak mau, maksudnya kita udah nyaman di sini. Nggak cuman aku doang sih kayaknya warga lain juga kayaknya memang kita tuh emang dari kecil di sini ya Neng, udah lama banget," kata Esti kepada Suara.com di tenda pengungsian Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).

Esti mengatakan dirinya sudah tinggal di lokasi tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah dasar hingga kini telah memiliki anak.

"Aku tuh dari sebelum nikah di sini, dari SD sampai aku punya anak ini nih, temen-temen kecilku semua ini," ujarnya.

Alih-alih direlokasi, Esti berharap pemerintah memberikan bantuan dana untuk membangun kembali rumah warga yang habis terbakar.

"Pengennya kalau emang mah udah nggak usah dikasih rusun-rusun, dibangun lagi gitu, kasih dana ke kita gitu ya kan. Kita butuh dana nih buat maksudnya ngebangun ulang," tuturnya.

Warga mencari barang di rumahnya yang telah terbakar di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga mencari barang di rumahnya yang telah terbakar di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Senada dengan Esti, korban kebakaran lainnya, Sumiyati, juga mengaku lebih memilih tetap tinggal di rumah tapak dibandingkan pindah ke rusun.

"Kalau saya pribadi sih saya mending tempat sendiri ya. Kalau ke rumah susun itu kan saya pekerjanya dagang ya, jadi kan masak, kalau naik turun tuh aduh merasa ribet gitu lho. Kalau di tempat sendiri kan sudah nyaman sama dengan tempat sendiri," kata Sumiyati.

baca juga

Menurut Sumiyati, bantuan yang paling dibutuhkan saat ini adalah dukungan pemerintah untuk membangun kembali rumah mereka.

"Harapannya sih pemerintah bisa membantu ya, biar meringankan beban kami tuh seenggak-enggaknya bantuin kita dalam bangun rumah. Gitu aja sih harapannya," ujarnya.

Selain persoalan tempat tinggal, warga juga masih menghadapi kesulitan memulihkan kondisi ekonomi setelah seluruh harta benda mereka hangus terbakar.

Esti mengaku dirinya hanya berhasil menyelamatkan anggota keluarga dan telepon genggam saat kebakaran terjadi.

"Saya tuh nggak bawa apa-apa, cuman kebawa baju doang. Udah nggak kebawa apa-apa, habis semua," pungkasnya.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar

BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:41 WIB

Kebakaran Misterius di Sleman: Teror Manusia atau Anomali Alam?

Kebakaran Misterius di Sleman: Teror Manusia atau Anomali Alam?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:39 WIB

Mengapa Asap Kebakaran Permukiman Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Meski Api Sudah Padam?

Mengapa Asap Kebakaran Permukiman Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Meski Api Sudah Padam?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:21 WIB

Duka Warga Kebon Kosong: Rumah Hangus, Kini Terancam Digusur dari Lahan Setneg

Duka Warga Kebon Kosong: Rumah Hangus, Kini Terancam Digusur dari Lahan Setneg

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:33 WIB

Prabowo Turun Tangan, Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Uang Tunai dan Sembako

Prabowo Turun Tangan, Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Uang Tunai dan Sembako

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:21 WIB

Cegah Konflik, Bantuan Sandang Korban Kebakaran Kemayoran Belum Dibagikan

Cegah Konflik, Bantuan Sandang Korban Kebakaran Kemayoran Belum Dibagikan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:33 WIB

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:23 WIB

Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol

Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:00 WIB

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×