Terkuak! Ada Retakan Bawah Tanah Sedalam 20 Meter di Balik Teror Api Sleman

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 08 Juni 2026 | 15:34 WIB
Terkuak! Ada Retakan Bawah Tanah Sedalam 20 Meter di Balik Teror Api Sleman
Tim peneliti UGM melakukan deteksi lapisan tanah dengan georadar atau geoscanner di rumah yang terkena teror api misterius di Seyegan, Sleman, DIY, Senin (8/6/2026). (Suara.com/Hiskia)
  • Tim peneliti UGM menggunakan georadar untuk memindai penyebab kebakaran misterius di rumah warga di Sleman, DIY.
  • Hasil pemindaian menemukan adanya pola retakan bawah tanah sedalam 15 hingga 20 meter di bawah lokasi kebakaran.
  • Tim UGM merencanakan survei geolistrik dan pengeboran manual guna memastikan apakah retakan tersebut menjadi jalur keluarnya gas.

Suara.com - Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mendeteksi adanya retakan bawah tanah yang diduga berkaitan dengan titik-titik munculnya api di rumah milik Agus dan Mutfiana di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY.

Adapun teror kebakaran misterius yang melanda rumah di Sleman itu belum usai hingga sekarang.

Tim peneliti dari Lab Geofisika Eksplorasi Departemen Teknik Geologi UGM, Saptono Budi, mengatakan pihaknya membawa alat georadar untuk memindai kondisi bawah permukaan tanah di area rumah yang mengalami kebakaran misterius selama dua minggu lebih itu.

Alat tersebut digunakan untuk melihat kemungkinan adanya jalur bawah tanah yang dimungkinkan dapat menjadi tempat keluarnya gas pemicu kebakaran.

Pemindaian dilakukan berdasarkan lokasi-lokasi kemunculan api yang sebelumnya telah ditunjukkan pemilik rumah.

"Berbekal dari letak posisi-posisi kebakaran itu di mana, kami mencoba untuk melakukan scanning apakah ada hal di bawah tanah yang memungkinkan bisa menjadi jalan tempat keluarnya apa gas yang mungkin dari dalam," kata Saptono saat ditemui di lokasi, Senin (8/6/2026).

Dari hasil sementara, tim menemukan adanya pola retakan di bawah permukaan tanah yang dinilai memiliki keterkaitan dengan titik munculnya api. Retakan itu terdeteksi hingga kedalaman sekitar 15 sampai 20 meter.

Hal itu mengingat keterbatasan alat ukur yang digunakan maksimal hanya dapat mengukur hingga kedalaman 20 meter. Ia tak menutup kemungkinan masih ada retakan hingga di kedalaman lebih dari 20 meter.

"Kalau sementara ini masih kasar ya, hanya melihat sekilas belum diolah lebih lanjut itu, memang terlihat ada beberapa koneksi atau keterkaitan antara titik api itu dengan terlihat ada retakan di bawah sampai ke kedalaman mungkin sekitar 15-20 meter," ungkapnya.

Saptono menjelaskan retakan tersebut tampak pada sejumlah titik yang sebelumnya dilaporkan menjadi lokasi kebakaran di permukaan.

"Tanah asli itu kelihatan ada yang menunjukkan ada pola atau struktur retakannya di beberapa tempat," imbuhnya.

Disampaikan Saptono, keretakan itu diakibatkan oleh proses alami.

"Itu proses dinamika bumi ya. Jadi kan kita ada di daerah zona aktif tektonik itu sering sekali memang membuat ada retakan-retakan di lapisan-lapisan bumi kita," tuturnya.

Kendati demikian, belum dapat disimpulkan retakan itu sebagai jalur pasti keluarnya gas atau bahkan menyimpan gas.

Menurutnya, keberadaan gas tetap harus dibuktikan melalui penelitian lanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:06 WIB

Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus

Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:51 WIB

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:48 WIB

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Babak Baru AMDAL, Transisi Jadi 'GPS' Kehidupan

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Babak Baru AMDAL, Transisi Jadi 'GPS' Kehidupan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:11 WIB

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:11 WIB

Terkini

Baru Dilantik, Suhud Alynudin Bongkar Kondisi APBD Jakarta: Masih Defisit, Perlu Cari Cuan!

Baru Dilantik, Suhud Alynudin Bongkar Kondisi APBD Jakarta: Masih Defisit, Perlu Cari Cuan!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:23 WIB

Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana

Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:16 WIB

Paspor Berserakan di Dekat Halte BSD, Imigrasi Tangsel Telusuri Pemiliknya

Paspor Berserakan di Dekat Halte BSD, Imigrasi Tangsel Telusuri Pemiliknya

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:13 WIB

Jukir Liar Jakarta Tak Cuma Dirazia: Bakal Dilatih Kerja atau Dipulangkan ke Kampung!

Jukir Liar Jakarta Tak Cuma Dirazia: Bakal Dilatih Kerja atau Dipulangkan ke Kampung!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:07 WIB

Pemprov Jabar Percepat Pembangunan TPPAS Legok Nangka, Solusi Jangka Panjang Kelola Sampah Regional

Pemprov Jabar Percepat Pembangunan TPPAS Legok Nangka, Solusi Jangka Panjang Kelola Sampah Regional

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:03 WIB

Siapa yang Bocorkan? Jukir Liar di RSCM Selalu Kabur Lebih Dulu Sebelum Razia Dishub

Siapa yang Bocorkan? Jukir Liar di RSCM Selalu Kabur Lebih Dulu Sebelum Razia Dishub

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:02 WIB

Punya Hubungan Keluarga dengan Raffi Ahmad, Fiki Satari Terpilih Jadi Dirut PAW TVRI

Punya Hubungan Keluarga dengan Raffi Ahmad, Fiki Satari Terpilih Jadi Dirut PAW TVRI

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:00 WIB

Mafirion Minta Natalius Pigai Fokus Selesaikan Kasus HAM Ketimbang Urus Polri

Mafirion Minta Natalius Pigai Fokus Selesaikan Kasus HAM Ketimbang Urus Polri

News | Senin, 08 Juni 2026 | 14:57 WIB

Tak Perlu S1! Panja RUU Polri Sepakati Syarat Masuk Polisi Tetap Minimal Lulusan SMA

Tak Perlu S1! Panja RUU Polri Sepakati Syarat Masuk Polisi Tetap Minimal Lulusan SMA

News | Senin, 08 Juni 2026 | 14:39 WIB

Menaker Yassierli Bawa Mandat Presiden Prabowo, Indonesia Serahkan Ratifikasi Konvensi ILO 188

Menaker Yassierli Bawa Mandat Presiden Prabowo, Indonesia Serahkan Ratifikasi Konvensi ILO 188

News | Senin, 08 Juni 2026 | 14:27 WIB