Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni menyampaikan pesan kondusivitas wilayah saat kegiatan "Ngopi Kamtibmas" bersama warga Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.(ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
  • Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, membantah keras keterlibatannya dalam dugaan korupsi proyek Makan Bergizi Gratis di Badan Gizi Nasional.
  • Klarifikasi disampaikan di Cikarang pada Kamis (11/6/2026) setelah namanya viral dalam daftar pihak yang diduga terseret kasus tersebut.
  • Sumarni menjelaskan bahwa komunikasinya dengan mantan Wakil Kepala BGN hanyalah upaya membantu pendirian dapur gizi di pondok pesantren.

Suara.com - Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Pol. Sumarni, bereaksi keras terhadap tudingan yang menyeret namanya dalam pusaran dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nama Sumarni sebelumnya viral di media sosial, masuk dalam daftar pihak yang disebut-sebut tersangkut kasus yang kini tengah disidik Kejaksaan Agung tersebut.

Menanggapi isu liar tersebut, Sumarni memberikan klarifikasi tegas bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki kaitan dengan penyimpangan proyek di Badan Gizi Nasional (BGN).

"Saya tegaskan bahwa saya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG maupun aktivitas di lingkungan Badan Gizi Nasional," tegasnya di Cikarang, Kamis (11/6/2026).

Duduk Perkara: Berawal dari Daftar Viral

Nama perwira menengah Polri ini mendadak jadi sorotan setelah sebuah unggahan di media sosial mencantumkan daftar nama politisi, pejabat, hingga aparat penegak hukum yang dituduh terlibat dalam skandal MBG.

Sumarni mengakui memang pernah berkomunikasi dengan mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Namun, ia menekankan bahwa interaksi tersebut murni urusan sosial untuk kepentingan masyarakat di Jawa Barat, bukan urusan bisnis atau proyek.

"Saya pernah diminta tolong oleh yang bersangkutan untuk membantu pembuatan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di lingkungan pondok pesantren wilayah Cirebon. Itu saja, tidak ada yang lain," ujarnya.

Sumarni menjelaskan, pembicaraannya dengan Sony Sonjaya hanya seputar usulan pendirian unit layanan dapur SPPG di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon. Ia merasa perlu membantu karena banyak pihak yang merasa hanya diberi janji manis tanpa realisasi.

"Cuma komunikasi saja. Banyak pihak dan banyak tokoh yang katanya akan diberikan SPPG. Tapi pada akhirnya juga tidak terealisasi," ungkap Sumarni.

Ia mengaku sempat menagih kejelasan program tersebut kepada Sony Sonjaya setelah menerima keluhan dari pihak-pihak yang dijanjikan program tersebut.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan penghapusan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap Sabtu dapat menghemat anggaran sekitar Rp1 triliun per pekan. [Antara]
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan penghapusan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap Sabtu dapat menghemat anggaran sekitar Rp1 triliun per pekan. [Antara]

"Saya mengobrol dan diskusi dengan beliau, mohon izin Jenderal, minta tolong untuk SPPG karena banyak yang merasa hanya di-PHP. Itu saja. Tidak ada bayar-membayar. Saya tidak dibayar, saya juga tidak bayar dan tidak mendapatkan keuntungan apa pun," tambahnya.

Tegaskan Tak Ada Aliran Dana

Dengan nada tegas, Kapolres Metro Bekasi ini kembali menepis segala spekulasi miring terkait keterlibatannya dalam tindak pidana korupsi.

"Enggak benar itu. Saya tidak ada terlibat korupsi di BGN. Dulu saya hanya minta bantuan untuk Pondok Pesantren Buntet agar bisa didirikan SPPG," kata dia.

Saat ini, Kejaksaan Agung masih terus mendalami keterangan berbagai pihak untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan ini. Penyidik juga tengah menelusuri nama-nama yang muncul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala BGN yang kini telah mendekam di tahanan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Terkini

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:30 WIB

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB