Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin menetapkan ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan penderita TBC sebagai prioritas penerima intervensi gizi tambahan.
  • Pemberian asupan gizi yang tepat bertujuan meningkatkan kualitas hidup serta mendukung proses penyembuhan medis kelompok rentan tersebut.
  • Komisi IX DPR RI mengkritik wacana tersebut karena khawatir akan kendala teknis distribusi serta risiko penularan penyakit TBC.

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memaparkan empat kelompok masyarakat yang memiliki masalah gizi serius dan memerlukan intervensi gizi tambahan.

Selain ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, ia menegaskan bahwa penderita Tuberkulosis (TBC) merupakan kelompok yang sangat membutuhkan perbaikan gizi.

Hal itu disampaikannya untuk menjelaskan soal ramainya pemberitaan mengenai wacana pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penderita TBC.

Ia menjelaskan bahwa secara ilmiah, penderita TBC memiliki kebutuhan gizi yang spesifik untuk membantu proses penyembuhan.

"Saya sebagai Menteri Kesehatan bilang, yang bermasalah gizi itu adalah ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan penderita TBC. Itu yang bermasalah gizi. Sudah ada bukti ilmiahnya, jurnalnya sudah ada," ujar Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah memastikan kelompok-kelompok rentan tersebut mendapatkan asupan gizi yang baik demi menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Penting untuk kita pastikan cakupan gizinya baik. Karena kalau ini baik, ini menyelamatkan nyawa mereka, menyehatkan mereka, membuat mereka jadi lebih pintar, dan hidupnya bisa lebih normal," tambahnya.

Terkait kekhawatiran mengenai teknis pembagian makanan, seperti penggunaan wadah makanan (ompreng) yang dikhawatirkan menjadi sarana penularan TBC, Menkes memberikan tanggapan tenang.

Menurutnya, hal tersebut merupakan persoalan teknis eksekusi yang bisa dibahas lebih lanjut setelah kebijakan diputuskan.

baca juga

"Bagaimana caranya, eksekusinya nanti apakah menularkan, itu kan isu lain sesudah itu nanti diputuskan. Fokus kita jangan lari ke mana-mana, target intervensi gizinya adalah empat kelompok itu," tegasnya.

Mengenai apakah anggaran intervensi gizi ini akan diambil dari pos Kementerian Kesehatan atau melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah, Menkes menyatakan bahwa hal tersebut merupakan wewenang pelaksana program.

Ilustrasi MBG. [Ist]
Ilustrasi MBG. [Ist]

Ia menegaskan tugas Kemenkes adalah menentukan sasaran yang paling tepat berdasarkan data kesehatan agar program tersebut tepat sasaran.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengkritik keras wacana pemerintah yang berencana memasukkan penderita Tuberkulosis (TBC) sebagai penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Charles menilai rencana tersebut tidak realistis secara teknis dan berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit.

Meski setuju bahwa penderita TBC membutuhkan intervensi gizi sebagai bagian dari pemulihan, Charles menekankan bahwa menggunakan skema MBG bukanlah langkah yang tepat.

“Pada prinsipnya saya setuju dengan adanya intervensi gizi buat masyarakat rentan, termasuk penderita TBC. Tetapi apakah tepat memberikan MBG kepada penderita TBC? Saya rasa ini perlu dikaji kembali. Secara teknis ini akan sangat sulit,” ujar Charles di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Salah satu poin utama yang disoroti Charles adalah masalah distribusi. Program MBG rencananya akan dipasok melalui satuan pelayanan gizi atau dapur pusat (SPPG).

Charles meragukan jangkauan dapur-dapur tersebut untuk menjangkau penderita TBC yang tersebar hingga pelosok.

“Belum tentu di dekat tempat penderita TBC tinggal itu ada dapur SPPG. Jangan semua-semua ditarik ke MBG. Kita sudah punya puskesmas hampir di setiap kelurahan atau kecamatan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Charles mengkhawatirkan aspek higienitas dan risiko penularan. Mengingat TBC adalah penyakit yang sangat menular melalui droplet, penggunaan wadah makan (ompreng) yang bersirkulasi dalam program MBG dianggap sangat berisiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:25 WIB

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:21 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB

Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?

Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:38 WIB

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:24 WIB

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:18 WIB

Pilih Soroti MBG dan KDMP, Tiyo Ardianto Tak Ambil Pusing Temuan Alat Pelacak

Pilih Soroti MBG dan KDMP, Tiyo Ardianto Tak Ambil Pusing Temuan Alat Pelacak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:05 WIB

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

×