Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Senin, 06 Juli 2026 | 18:18 WIB
Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya
Foto sebagai ilustrasi: Massa dukung MBG kelar aksi demonstrsi di Jakarta. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Presidium Relawan akan menggelar Parade Nasional di Patung Kuda Jakarta pada 8 Juli 2026 mendatang.
  • Aksi massa menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis serta perbaikan tata kelola di Badan Gizi Nasional.
  • Peserta menuntut percepatan operasional dapur di wilayah 3T serta perlunya pengesahan undang-undang program Makan Bergizi Gratis.

Suara.com - Presidium Relawan, Mitra, dan Simpatisan Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Parade Nasional di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/7/2026).

Aksi ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program MBG, sekaligus mendorong perbaikan tata kelola di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

"Ini merupakan penyatuan gerakan moral relawan, mitra, dan simpatisan yang ingin menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis masih sangat dibutuhkan masyarakat dan harus terus dilanjutkan," kata Koordinator Aksi Presidium Relawan, Mitra, dan Simpatisan MBG, Ahmad Yazdi, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Kegiatan akan diikuti relawan, pekerja dapur, pemasok bahan pangan hingga petani dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan, Sulawesi, hingga Aceh.

Relawan dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang berada di Jakarta pun turut dilibatkan dalam aksi.

Empat tuntutan disiapkan dalam aksi yang diklaim bakal diikuti 1 juta massa dari berbagai latar belakang ini.

Pertama, mendukung keberlanjutan Program MBG sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas 2045 dan pemerataan ekonomi kerakyatan.

Kedua, meminta pimpinan BGN segera memfasilitasi forum diskusi bersama seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Ketiga, mendorong percepatan operasional dapur SPPG di wilayah 3T sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

baca juga

Keempat, meminta DPR RI segera menyusun undang-undang yang mengatur pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar memiliki kepastian hukum.

"Program sebesar ini perlu memiliki dasar hukum yang kuat agar pengelolaannya lebih jelas, transparan, dan memberikan kepastian bagi semua pihak yang terlibat," tutur Yazdi.

Menanggapi isu adanya potensi massa bayaran dalam aksi, Yazdi menyebut bantuan transportasi bagi peserta merupakan bentuk fasilitasi dari para mitra.

"Banyak relawan yang datang dari luar daerah. Kalau mereka membutuhkan biaya transportasi, tentu itu menjadi bagian dari dukungan mitra. Yang terpenting adalah mereka hadir karena ingin menyuarakan keberlanjutan program MBG, bukan karena dipaksa," katanya.

Yazdi pun mengimbau masyarakat untuk tidak sekedar melihat berbagai persoalan yang sempat terjadi dalam pelaksanaan MBG.

Ia menilai, masih banyak dapur MBG yang berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, meski hal tersebut tidak banyak mendapat perhatian.

"Jangan hanya melihat kekurangan yang viral. Di lapangan masih banyak dapur yang bekerja dengan baik setiap hari dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia. Itu juga harus menjadi perhatian," pungkas Yazdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Cara Lain! Begini Prosedur Hukum Jika Perwira TNI Aktif Terjerat Kasus Korupsi MBG

Tak Ada Cara Lain! Begini Prosedur Hukum Jika Perwira TNI Aktif Terjerat Kasus Korupsi MBG

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:47 WIB

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:29 WIB

Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu

Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:11 WIB

Anggaran MBG 2027 Bakal Turun, Segini Hitung-hitungannya!

Anggaran MBG 2027 Bakal Turun, Segini Hitung-hitungannya!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 14:44 WIB

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Besar-besaran, Kemenkeu Ikut Awasi SPPG

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Besar-besaran, Kemenkeu Ikut Awasi SPPG

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 11:12 WIB

Purbaya Pamer MBG Ciptakan 193 Ribu Lapangan Kerja di Jateng

Purbaya Pamer MBG Ciptakan 193 Ribu Lapangan Kerja di Jateng

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:20 WIB

Terkini

KPK Pantau Pemulihan Gus Yaqut, Hasil Medis Besok Jadi Kunci Kelanjutan Kasus Haji

KPK Pantau Pemulihan Gus Yaqut, Hasil Medis Besok Jadi Kunci Kelanjutan Kasus Haji

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:13 WIB

Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying

Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:10 WIB

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:05 WIB

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:02 WIB

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:59 WIB

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:55 WIB

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:37 WIB

×