Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 08 Juli 2026 | 14:27 WIB
Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!
Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026) siang. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Ratusan massa menggelar unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 8 Juli 2026.
  • Peserta aksi menuntut pemerintah melanjutkan program Makan Bergizi Gratis karena kekhawatiran hilangnya 1,5 juta lapangan pekerjaan.
  • Massa mendesak Badan Gizi Nasional segera mengoperasikan dapur pelayanan gizi serta memberikan kepastian hukum bagi keberlangsungan program.

Suara.com - Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026) siang.

Aksi digelar untuk menuntut pemerintah tetap melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa membawa berbagai atribut mulai dari bendera hingga spanduk berisi dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Massa berorasi di depan Halte Transjakarta Balai Kota arah Gambir depan IRTI, sembari berusaha menuju Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

Namun, langkah massa dihalangi oleh sejumlah polisi yang berjaga di lokasi.

Salah satu orator menyampaikan bahwa aksi digelar untuk memastikan keberlangsungan program MBG di tengah banyaknya dapur yang sudah dibangun namun belum beroperasi.

"Kami sudah membangun dapur, tapi tidak juga beroperasi," kata dia di atas mobil komando.

Ia menegaskan bahwa dampak penghentian program tersebut akan sangat besar bagi para pekerja yang terlibat di dalamnya.

"Kalau MBG dihentikan, akan ada 1,5 juta orang kehilangan pekerjaan. Negara harus hadir," tutur sang orator lagi.

baca juga

Massa aksi turut menyoroti minimnya keterlibatan mitra dalam pengambilan kebijakan oleh BGN, termasuk keputusan menghentikan program MBG selama masa liburan.

Mereka pun mendesak agar perwakilan BGN bersedia menemui massa aksi untuk memberikan penjelasan secara terbuka.

Dukung Keberlanjutan Program MBG

Sebelumnya, Koordinator Presidium Relawan, Mitra, dan Simpatisan Dukung Keberlanjutan MBG, Ahmad Yazdi, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk dukungan atas keberlanjutan program MBG di tengah polemik yang mencuat belakangan ini.

Peserta aksi disebut berasal dari kalangan pekerja dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), mitra, pemasok, relawan, petani, hingga orang tua penerima manfaat.

"Massa tidak hanya berasal dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, tetapi juga dari Lampung, Sumatera Selatan, Aceh, Kalimantan, dan Sulawesi," kata dia saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/7/2026).

Siswa menunjukan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Siswa menunjukan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ahmad menyebut aksi tersebut sebagai kristalisasi dari berbagai gerakan dukungan terhadap MBG yang selama ini berlangsung di sejumlah kota dan kabupaten.

Menurut dia, gerakan itu hendak menunjukkan bahwa program tersebut masih mendapat dukungan luas dari masyarakat, khususnya para pelaku yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya.

Dalam aksi, Presidium membawa empat tuntutan utama.

Pertama, mendukung keberlanjutan program MBG sebagai program strategis menuju Generasi Emas 2045 sekaligus pemerataan ekonomi rakyat.

Kedua, mendesak pimpinan BGN memfasilitasi forum diskusi kelompok yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna membahas perbaikan tata kelola program.

Ketiga, meminta pemerintah mempercepat operasional dapur SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang dinilai belum berjalan optimal.

Keempat, mendesak DPR segera menyusun undang-undang tentang program MBG sebagai landasan hukum sekaligus kepastian bagi seluruh pihak dalam ekosistem MBG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian UI: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Picu Food Waste, Apa Dampaknya?

Penelitian UI: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Picu Food Waste, Apa Dampaknya?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:05 WIB

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:39 WIB

Guru Besar UGM: Refocusing MBG Tak Cukup Pangkas Penerima, Desain Program Harus Dirombak

Guru Besar UGM: Refocusing MBG Tak Cukup Pangkas Penerima, Desain Program Harus Dirombak

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:21 WIB

BGN Janji Benahi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

BGN Janji Benahi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:42 WIB

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:44 WIB

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:43 WIB

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:36 WIB

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:30 WIB

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:17 WIB

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:13 WIB

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:09 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:02 WIB

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:00 WIB

×