24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor

Muhamad Yasir

Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45 WIB
24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor
Ilustrasi-Polisi menangkap belasan anggota geng motor. (ANTARA/HO-Polrestabes Semarang)
baca 10 detik
  • Gubernur Jambi mengusulkan pembinaan remaja geng motor melalui sistem Sekolah Rakyat berbasis asrama.
  • Program ini bertujuan mengubah perilaku remaja yang terpengaruh lingkungan negatif serta minim pendampingan figur orang tua di Jambi.
  • Pemerintah daerah akan memetakan jumlah remaja geng motor untuk dibina di Sekolah Rakyat Kota Jambi dan Tanjung Jabung.

Suara.com - Gubernur Jambi Al Haris mengusulkan remaja yang terlibat geng motor dibina melalui Sekolah Rakyat. Menurutnya, pendidikan berkonsep asrama dinilai lebih efektif untuk mengubah perilaku mereka sekaligus menjauhkan dari pengaruh lingkungan negatif.

Usulan itu disampaikan Al Haris saat menghadiri rapat koordinasi strategi penanggulangan geng motor di Mapolda Jambi, Rabu (8/7/2026).

"Kita masukkan saja ke Sekolah Rakyat supaya mendapat pembinaan maksimal," kata Al Haris.

Menurut Al Haris, banyak remaja yang bergabung dengan geng motor berangkat dari persoalan di lingkungan keluarga. Mereka umumnya berasal dari keluarga yang tidak harmonis, ditinggal orang tua, atau tumbuh tanpa sosok ayah.

Ia mengungkap, berdasarkan data, sebanyak 24,5 persen anak di Provinsi Jambi mengalami kondisi kehilangan figur orang tua, khususnya ayah. Artinya, dari setiap 100 anak, hampir 25 di antaranya tumbuh tanpa pendampingan figur ayah.

Karena itu, Al Haris mendorong remaja usia sekolah yang terindikasi bergabung dengan geng motor diarahkan mengikuti program Sekolah Rakyat.

Gubernur Jambi Al Haris (dua kiri) didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar (kiri) bersama Kajati Jambi Sugeng Hariadi (tiga kiri) saat menyampaikan keterangan di Mapolda Jambi, Rabu (8/7/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.
Gubernur Jambi Al Haris (dua kiri) didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar (kiri) bersama Kajati Jambi Sugeng Hariadi (tiga kiri) saat menyampaikan keterangan di Mapolda Jambi, Rabu (8/7/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.

Menurutnya, sistem pendidikan berbasis asrama memungkinkan peserta didik mendapatkan pembinaan yang lebih terukur sekaligus menghindarkan mereka dari lingkungan yang berpotensi memicu kenakalan remaja, termasuk kebiasaan keluar malam.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Al Haris meminta seluruh pemangku kepentingan segera memetakan jumlah anak yang terlibat geng motor agar dapat dibina melalui program tersebut.

Saat ini, Provinsi Jambi telah memiliki dua Sekolah Rakyat yang siap beroperasi pada tahun ajaran 2026, masing-masing berada di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

baca juga

"Tugas kita, bagaimana bisa menyalurkan energi besar mereka ke arah positif. Sebagian besar perlu di data, ke depan punya saluran Sekolah Rakyat. Kita tidak hanya berkolaborasi tapi juga langsung berorkrestasi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:19 WIB

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:49 WIB

Sekolah Rakyat Bertambah 100 Unit pada 2027, Pemerintah Siapkan Dana Jumbo Rp26,3 Triliun

Sekolah Rakyat Bertambah 100 Unit pada 2027, Pemerintah Siapkan Dana Jumbo Rp26,3 Triliun

News | Senin, 06 Juli 2026 | 14:28 WIB

Terkini

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:44 WIB

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:43 WIB

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:36 WIB

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:30 WIB

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:27 WIB

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:17 WIB

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:13 WIB

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:09 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:02 WIB

×